JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) menggelar kegiatan Kampus Mengaji secara daring melalui Zoom sebagai bagian dari rangkaian program Ramadan 1447 H. Kegiatan ini menjadi ikhtiar mendekatkan sivitas akademika dengan Al-Qur’an melalui pembelajaran dan tadabur ayat-ayat suci.
Wakil Dekan IV FKIP UHAMKA, Amirullah, M.A., menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen fakultas dalam menghidupkan nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan di lingkungan kampus. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum strategis untuk memperkuat budaya literasi Al-Qur’an di kalangan dosen dan tenaga kependidikan.
“UHAMKA Mengaji bukan sekadar kegiatan seremonial Ramadan, tetapi bagian dari pembinaan ruhani sivitas akademika agar semakin dekat dengan Al-Qur’an melalui pembelajaran dan tadabur ayat-ayat suci,” ujarnya.
Program UHAMKA Mengaji secara teknis dibagi ke dalam 10 kelompok, yang terdiri atas 8 kelompok dosen dan 2 kelompok tenaga kependidikan (tendik). Pembagian ini dimaksudkan agar proses tadarus berjalan lebih efektif, khusyuk, dan terarah, serta memungkinkan interaksi dan pembinaan yang lebih intensif di setiap kelompok.
Sementara itu, Dekan FKIP UHAMKA, Purnama Syafurohmah, mengapresiasi kehadiran para dosen dan tendik dalam kegiatan pembukaan FKIP UHAMKA Bertadarus Ramadan 1447 H. Ia menegaskan bahwa dosen sebagai insan tarbiyah memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembinaan spiritual.
“Sebagai dosen di bawah naungan FKIP, kita merupakan bagian dari tarbiyah. Oleh karena itu, mari terus belajar mengaji dan mengembangkan tradisi tadarus sebagai prinsip kader Muhammadiyah,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, FKIP UHAMKA berharap tradisi mengaji tidak hanya tumbuh selama Ramadan, tetapi menjadi budaya akademik yang berkelanjutan dalam membentuk karakter religius dan berkemajuan di lingkungan kampus. (H)

