YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diadakan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Notoprajan, Ngampilan, Yogyakarta, diisi dengan kegiatan gerakan ta'awun sosial berupa kepedulian dan pertolongan sesama sebagai bentuk nyata meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.
Kegiatan berupa pembagian sembako sebanyak 120 paket senilai @ Rp 90.000,- yang ditebus murah Rp 20.000,- berisi beras, telur, minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, teh, kecap, ketumbar bubuk dan mie, dilaksanakan di Mushola Aisyiyah Notoprajan, Selasa (25/8/2026), yang sebelumnya disampaikan pengajian oleh Dewi Mashitoh.
"Ta’awun sosial ini merupakan bentuk kepedulian Aisyiyah Notoprajan kepada warga yang membutuhkan," kata Ketua Aisyiyah Ranting Notoprajan Tri Subandiyah.
Bagi Tri, gerakan sosial tersebut amat bermanfaat ketika masyarakat saat ini mengalami kesulitan ekonomi. "Menjadi ibrah dalam kehidupan agar kehidupan ke depan mereka lebih baik,” tandasnya.
Kegiatan ta’awun sosial PRA Notoprajan itu tetap semangat, kompak, dan ikhlas berjuang sebagai bentuk fastabiqul khairat peduli kepada sesama.
Ta'awun sosial ini tidak hanya menjadi momentum untuk berbagi dengan sesama, tetapi juga sarana untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat.
Seperti disampaikan Ketua Majelis Tabligh PRA Notoprajan, Umi Lela, Aisyiyah berusaha semakin meluaskan manfaatnya melalui gerakan ta’awun sosial. "Aisyiyah juga menjalankan berbagai program terhadap warga masyarakat yang kekurangan," kata Umi.
Menurutnya, itu modal sosial luar biasa yang digerakkan Aisyiyah Notoprajan untuk kepentingan dakwah Aisyiyah. "Sekaligus membangun dan menguatkan bagaimana keluarga sakinah itu dibangun,” katanya.
Ke depan, Aisyiyah Notoprajan akan lebih memajukan dan meluaskan manfaat Aisyiyah hingga ke masyarakat.

