YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kauman bekerja sama dengan Klusska (Klub Sepeda Santai Kauman) menggelar gowes bersama masyarakat, Ahad (16/8). Diikuti 125 peserta, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, halaman Masjid Gedhe Kauman menjadi titik keberangkatan.
Dari Masjid Gedhe Kauman, rombongan gowes menuju Makam Karangkajen. Di tempat ini, peserta melakukan ziarah ke makam KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah sekaligus putra Kauman yang mewariskan gagasan besar tentang Islam, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dari Karangkajen, perjalanan dilanjutkan menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara. Di tempat ini, peserta kembali diajak mendoakan mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa.
Salah satu sosok yang menjadi perhatian dalam ziarah tersebut adalah Jenderal Besar Soedirman, Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia yang dikenal memiliki kedekatan historis dengan Muhammadiyah dan Kauman.
Selain Jenderal Soedirman, peserta juga berziarah ke makam sejumlah tokoh dan syuhada, di antaranya Ahmad Jazuli, Moh. Ardani, Alip Darminto, dan Abu Bakar Ali.
Dalam kesempatan tersebut, Budi Setiawan, sesepuh Muhammadiyah Kauman menjelaskan hubungan historis Jenderal Soedirman dengan Muhammadiyah. Menurutnya, Soedirman dikenal luas sebagai sosok yang tumbuh dalam lingkungan pendidikan dan aktivitas Muhammadiyah.
"Sebelum menjadi Panglima Besar TNI, ia pernah menjadi guru di sekolah Muhammadiyah serta aktif dalam kepanduan Hizbul Wathan (HW) dan Pemuda Muhammadiyah," terang Budi.
Nilai-nilai Islam modernis yang dikembangkan KH Ahmad Dahlan di Kauman turut memberi warna dalam pembentukan karakter dan prinsip perjuangan Soedirman sejak usia muda.
Ketika berada di Yogyakarta, Soedirman juga dikenal aktif memperdalam ilmu agama di lingkungan Kauman, termasuk menghadiri Pengajian Malam Selasa (PMS) Muhammadiyah di Gedung Pesantren ’Aisyiyah Kauman.
Setelah rangkaian ziarah selesai, peserta kembali ke kawasan Kauman untuk mengikuti seremonial di depan Kantor Takmir Masjid Gedhe Kauman.
Ketua PRM Kauman, Bagus Achmad Wildani menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta serta pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, rangkaian kegiatan sejak gowes bersama, perjalanan menuju destinasi, ziarah, hingga seremonial merupakan bagian dari cara masyarakat Kauman mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang sehat, bermakna, dan mempererat persaudaraan.
“Semoga kegiatan ini tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan seremonial saja. Semoga semangat yang kita bawa pulang adalah semangat hidup sehat, semangat bersilaturahmi, semangat menjaga persatuan, semangat mengabdi kepada masyarakat, dan semangat meneruskan perjuangan para pendahulu bangsa,” tandas Bagus.

