Haedar Nashir Tegaskan Muhammadiyah Tidak Stagnan Mengembangkan Layanan Kesehatan

Suara Muhammadiyah

18 July 2025

1178
Haedar Nashir. Foto: Cris

Haedar Nashir. Foto: Cris

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah di Hotel Morazen, Temon, Kulon Progo, Jumat (18/7).

Haedar menyampaikan dihadapan 400 peserta Rakernas bahwa, Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang membawa misi dakwah dan tajdid untuk terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Haedar menyebut, masyarakat Islam yang sebenar-benarnya berwatak khayra ummah dan ummatan wasatha.

"Dari konteks ini, kita bukan akan, tetapi sudah (menjalankan) misi ini. Di bidang dakwah, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lain sebagainya. Yang menempatkan Muhammadiyah menjadi organisasi Islam terdepan dalam pergerakan bersifat sistem atau organisasi," terangnya.

Bahkan, sampai disebut Muhammadiyah sebagai organisasi Islam kegamaan terkaya nomor 4 di dunia. Haedar mengingatkan, agar jangan sampai larut dan terninabobokan dalam capaian semua ini, apalagi terjebak pada gelora semu.

"Tentu kita apresiasi sekaligus menjadi tanggung jawab kita untuk membawa organisasi besar ini menjadi lebih bermanfaat dan bermaslahat lagi bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta," ucapnya.

Pergerakan Muhammadiyah selama ini, beber Haedar, punya fondasi yang kokoh dan pengkhidmatan yang tinggi. Di semua bidang, termasuk bidang kesehatan untuk mewujudkan Al-Ma'un dalam realitas kehidupan.

"Komitmen adalah kesetiaan kita pada organisasi dengan seluruh misinya. Dan pengkhidmatan adalah aktualitasi dari komitmen untuk kita berkiprah tidak kenal lelah mengembangkan misi dan program Muhammadiyah," tegasnya.

Muhammadiyah sampai saat ini, sudah mampu memobilisasi seluruh anggotanya untuk memiliki komitmen kolektif. Yang kemudian dimanifestasikan dalam pengkhidmatan organisasi.

"Yang mungkin berbeda dengan komitmen orang per orang. Dan yang bersifat scoop kecil, atau mungkin bahkan perorangan," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Haedar berpesan melalui Rakernas ini, harus melahirkan keputusan-keputusan terbaik dan strategis yang tidak hanya memperkuat Rumah Sakit Muhammadiyah, juga memperluas spektrum layanan kesehatan Muhammadiyah.

"Karena tantangannya semakin banyak. Kalau problem di bawah itu juga semakin kompleks. Tapi, Insyaallah Muhammadiyah, kita sudah berkolaborasi dengan Pemerintah dan berbagai pihak. Lebih dari itu, ada semangat Al-Ma'un yang hidup. Itu akan menjadi modal utama Muhammadiyah dalam mengembangkan kesehatan bangsa," pungkasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Perkuat Sinergi dengan Muhammadiyah MAKASSAR, Suara Muhammadiyah -  Wali Kota Makassar Munafri....

Suara Muhammadiyah

13 April 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dr. (HC) Zulkifli Hasan, SE., M....

Suara Muhammadiyah

23 September 2024

Berita

PAREPARE, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Parepare, Sulawesi Selatan me....

Suara Muhammadiyah

24 May 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. Abd Rakhim Na....

Suara Muhammadiyah

20 February 2025

Berita

TANGERANG, Suara Muhammadiyah - Ratusan  warga dan simpatisan Muhammadiyah Pagedangan menggelar....

Suara Muhammadiyah

13 July 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah