Hari Raya Qurban Momentum Memperkuat Kepedulian Sosial dan Nilai Kemanusiaan

Suara Muhammadiyah

6 June 2025

1338
Idul Qurban

Idul Qurban

PINRANG, Suara Muhammadiyah - Suasana khidmat dan penuh keteduhan menyertai pelaksanaan Shalat Idul Adha 1446 H di Masjid Nurussamad Muhammadiyah Pinrang Selatan, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Sejak pagi buta, ratusan jamaah dari berbagai lapisan masyarakat mulai berdatangan memenuhi ruangan masjid dan halaman. Terlihat barisan laki-laki, perempuan, anak-anak, hingga lansia larut dalam nuansa kekhusyukan menyambut hari raya besar umat Islam tersebut.

Shalat Idul Adha yang jatuh pada hari Jumat kali ini dipimpin oleh Ir. Salahuddin Gani sebagai imam, dan bertindak sebagai khatib adalah Haidir Fitra Siagian, S.Sos., M.Si., Ph.D., Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Dalam khutbahnya, Haidir yang juga merupakan dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar menyampaikan pesan penting mengenai makna iman yang aktif dengan meneladani kisah Nabi Ibrahim AS. Ia menekankan bahwa keimanan seorang Muslim tidak boleh bersifat pasif atau sekadar menjadi keyakinan dalam hati.

“Iman itu harus hidup dan bergerak. Ia tidak boleh berhenti di tataran keyakinan, tetapi harus mewujud dalam tindakan nyata,” ujarnya tegas.

Ia mencontohkan bentuk iman aktif dalam kehidupan sehari-hari, seperti membantu tetangga tanpa diminta, memberikan makanan kepada orang sakit, serta mengajak teman untuk berbuat baik. Haidir menyatakan bahwa amal yang nyata adalah indikator dari iman yang sejati.

“Iman yang benar dan sejati harus melahirkan kontribusi sosial. Ia tidak hanya mengajak kita untuk menyembelih hewan kurban, tetapi juga membangun pendidikan, mendirikan pesantren, membantu orang miskin, dan menegakkan keadilan dalam masyarakat,” tambahnya.

Sebagai mantan Ketua Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) New South Wales, Australia, Haidir juga menyampaikan bahwa makna pengorbanan dalam Idul Adha harus dimaknai lebih dalam dari sekadar ritus. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan hari raya ini sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial, menebarkan nilai kemanusiaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Pelaksanaan salat berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Usai khutbah, banyak jamaah yang menyampaikan rasa syukur dan haru karena bisa kembali merayakan Idul Adha dalam suasana kebersamaan yang damai. Momentum ini pun semakin mempererat ikatan antara warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar dalam semangat berkurban dan berbagi.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka menyemarakkan Milad Nasyiatul Aisyiyah ke-94, Pimp....

Suara Muhammadiyah

26 May 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen Prodi Akuntansi UM Bandung Hendriyana mengatakan bahwa eko....

Suara Muhammadiyah

10 September 2025

Berita

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah — Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah m....

Suara Muhammadiyah

27 April 2026

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Se....

Suara Muhammadiyah

4 April 2026

Berita

TANGSEL, Suara Muhammadiyah - Sabtu siang yang mendung dan gerimis sahdu, aula AR. Fahrudin, SMA Muh....

Suara Muhammadiyah

9 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah