I’tikaf Ramadhan di Ciamis, PWM Jabar Soroti Isu Ekologis hingga Transformasi Universitas

Publish

7 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
97
Foto Istimewa

Foto Istimewa

 CIAMIS, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat kembali menggelar agenda rutin tahunan I’tikaf Ramadhan 1447 H.

Kali ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ciamis menjadi tuan rumah dengan memusatkan kegiatan di kampus STIKes Muhammadiyah Ciamis pada Sabtu-Ahad, 7-8 Maret 2026 (18-19 Ramadhan 1447 H).

​Kegiatan yang dikelola secara teknis oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) ini diikuti oleh 170 peserta dari berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah se-Jawa Barat.

Dalam sesi sambutan, Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis menyampaikan kabar gembira mengenai perkembangan amal usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa STIKes Muhammadiyah Ciamis akan segera bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Ciamis.

​Langkah besar ini dilakukan setelah melalui proses penggabungan (merger) bersama Akademi Bisnis Sirnaras.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ciamis, dr. Ridwan Rahman Saleh, memberikan penguatan terkait proses transformasi ini.

​"Kami berharap proses ini berjalan lancar sehingga Ciamis segera memiliki Universitas Muhammadiyah, menyusul jejak kesuksesan Universitas Muhammadiyah Bandung" ujar dr. Ridwan dalam sambutannya.

​Respon Terhadap Krisis Ekologis
​Puncak acara pembukaan diisi dengan pidato kunci dari Ketua PWM Jawa Barat, Prof. Ahmad Dahlan.

Beliau yang baru saja tiba dari Yogyakarta memberikan apresiasi tinggi kepada panitia lokal yang telah menyiapkan acara dengan sangat baik.

​Dalam pidatonya, Prof. Ahmad Dahlan membedah tema besar I’tikaf tahun ini: "Islam dan Kesadaran Ekologis dalam Perspektif Muhammadiyah Jawa Barat".

Beliau menekankan bahwa kesadaran lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari iman, terutama melihat kondisi Jawa Barat belakangan ini.

​"Isu ekologis sangat krusial bagi kita. Fenomena bencana alam yang kerap terjadi akhir-akhir ini akibat curah hujan tinggi dan cuaca yang tidak menentu harus direspons dengan kesadaran teologis dan aksi nyata oleh seluruh warga Muhammadiyah," tegasnya.

​Ketua MPKSDI PWM Jawa Barat, Ust. Dede Kurniawan, dalam laporannya mengingatkan bahwa agenda ini merupakan tradisi yang terjaga konsistensinya.

"I’tikaf Ramadhan ini telah rutin diselenggarakan oleh PWM Jawa Barat selama 40 tahun terakhir sebagai sarana penguatan pembinaan kader," tuturnya.

​Melalui momentum ini, Muhammadiyah Jawa Barat berharap para pimpinan tidak hanya kuat secara spiritual di dalam masjid, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu sosial dan lingkungan di tengah masyarakat


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir sampaik....

Suara Muhammadiyah

21 February 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Sebanyak 46 mahasiswa baru diterima pada Program Pendidikan Ula....

Suara Muhammadiyah

9 September 2025

Berita

PONOROGO, Suara Muhammadiyah – ‘Aisyiyah Qur’anic Boarding School (AQBS) Ponorogo ....

Suara Muhammadiyah

17 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah  - AHA Centre (ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assist....

Suara Muhammadiyah

17 August 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Bertempat di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, telah dilaksana....

Suara Muhammadiyah

20 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah