Inilah Tiga Jenis Karya Tulis KH Ahmad Dahlan Koleksi Pusdalitbang SM

Publish

21 October 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
8743
Dok SM

Dok SM

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pusat Data Penelitian Pengembangan dan Jurnal Suara Muhammadiyah menggelar Public Lecture #2 dengan tema “Konstruksi Pemikiran Pendidikan K.H. Ahmad Dahlan: Studi atas Dokumentasi Terpilih,” Sabtu, 21 Oktober pukul 09.00-11.00 di Grha Suara Muhammadiyah. Peserta 20 mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Public Lecture seri kedua yang digelar Pusdalitbang dan Jurnal SM ini menghadirkan sumber informasi dan dokumentasi terpilih (sumber-sumber primer) berupa karya-karya tulis K.H. Ahmad Dahlan, baik berupa naskah pidato, artikel, buku syarah dan terjemahan, yang belum banyak diketahui publik.

Sebelum mempresentasikan karya-karya tulis K.H. Ahmad Dahlan, Tim Pusdalitbang dan Jurnal SM memberikan beberapa catatan para peneliti maupun penulis buku: pertama, mereka merasa kesulitan untuk menemukan dan mengakses karya-karya sang pendiri Muhammadiyah ini. Sehingga wajar jika beberapa peneliti menjuluki sosok K.H. Ahmad Dahlan sebagai man in action atau manusia pragmatis. Tidak meninggalkan karya tulis, tapi langsung dipraktikkan dalam kehidupan nyata lewat gerakan Muhammadiyah. Kedua, beberapa peneliti maupun penulis buku sering terjebak pada kesalahan berpikir bahwa sebuah nama seolah-olah hanya direpresentasikan oleh satu sosok/figur. Misalnya, nama Ahmad Dahlan seolah-olah hanya direpresentasikan oleh sosok Khatib Amin Yogyakarta, padahal kenyataannya tidak demikian. Seperti informasi yang pernah diterima Tim Pusdalitbang yang menyebutkan bahwa pernah ada orang yang mengklaim bertemu langsung dengan Ahmad Dahlan pada tahun 1950an di Masjid Syuhada ketika sedang menyampaikan khutbah Jum’at. Klaim ini jelas keliru besar karena Ahmad Dahlan wafat pada 23 Februari 1923. Setelah dilacak, ternyata yang dimaksud dengan nama Ahmad Dahlan pada tahun 1950an bukanlah sosok K.H. Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah, tetapi beliau Ahmad Dahlan (Mughoni) yang memang menjabat di Majelis Tabligh PP Muhammadiyah pada waktu itu. 

Selanjutnya, Tim Pusdalitbang dan Jurnal SM mempresentasikan materi tentang konstruksi pemikiran Pendidikan K.H. Ahmad Dahlan berdasarkan sumber-sumber dokumentasi terpilih. Berikut ini tiga jenis sumber dokumentasi terpilih yang telah terverifikasi sebagai karya tulis K.H. Ahmad Dahlan (sumber primer):

Naskah Pidato

“Kesatuan Hidup Manusia” (Pidato dalam Kongres Al-Islam di Cirebon 1922).

Artikel

“Igama Islam” (artikel bersambung dalam SM no. 2 Tahun 1915) 

Artikel berbahasa dan huruf Jawa belum diterjemah (SM no. 4 tahun 1916)

Artikel berbahasa dan huruf Jawa belum diterjemah (SM no. 6 tahun 1916)

Artikel berbahasa dan huruf Jawa belum diterjemah  (SM no. 8 tahun 1916)

“Manoesia itoe bodo lan koemaloengkoeng” (SM no. 1 tahun 1921)

“Pamoelangan lan pakoendjaran” (SM no. 2 tahun 1921) 

Syarah/Terjemahan

“Aqoidul Iman” 

Di luar karya-karya di atas, beberapa peneliti dan penulis buku telah mengklaim beberapa judul buku sebagai karya K.H. Ahmad Dahlan. Namun setelah diteliti dengan cara menguji bentuk dan keaslian terbitan, membandingkan dengan karya tulis K.H. Ahmad Dahlan yang lain, meneliti list atau melihat daftar buku-buku terbitan Hoofdbestuur Muhammadiyah maupun Bagian Taman Pustaka periode awal, dan mengkonfirmasi karya tersebut kepada tokoh atau informan khusus, dapat disimpulkan bahwa karya-karya yang selama ini diklaim sebagai karya K.H. Ahmad Dahlan masih diragukan. Karya-karya tersebut antara lain: Fakih Tjekakan, Kitab Fekih, dan lain-lain.

Public Lecture #2 adalah program Pudalitbang dan Jurnal SM yang bertujuan untuk menghadirkan Muhammadiyah dengan segenap instrument organisasinya sebagai objek penelitian dan kajian akademik skala nasional dan internasional. Segmen peserta dari dalam dan luar negeri. Selain public lecture terdapat program strategis berupa kajian rutin (Kerjasama dengan Lembaga/universitas) yang bersifat regular dengan subjek semua jenis dokumentasi Pusdalitbang SM dan objek Muhammadiyah Studies. Pusdalitbang SM dan Jurnal masih membuka kesempatan kepada lembaga atau universitas, di dalam maupun di luar negeri, untuk menjalin kemitraan strategis pengembangan kajian dan riset keislaman dan keindonesiaan. (Arf) 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah –  Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, Kantor ....

Suara Muhammadiyah

7 July 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ribuan umat Islam memadati Taman Parkir Lapangan Kottabarat Sol....

Suara Muhammadiyah

1 April 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ex-DAD Pimpinan Komisariat FDK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengad....

Suara Muhammadiyah

11 November 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebagai sebuah ibadah wajib, puasa (ash-shiyam), meniscayakan pr....

Suara Muhammadiyah

19 February 2026

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) dan Pimpinan Cabang Istimewa Muha....

Suara Muhammadiyah

30 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah