Islam Wasatiah sebagai Perisai Keberagaman

Suara Muhammadiyah

21 December 2024

1438
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Dekan FAI UM Bandung Tegaskan Pentingnya Toleransi dan Keadilan

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Prof Dr H Afif Muhammad MA menekankan pentingnya penerapan Islam wasatiah sebagai perisai untuk menjaga persatuan dan mengelola keberagaman dalam kehidupan berbangsa. Hal tersebut disampaikan dalam pengajian bulanan UM Bandung yang digelar pada Jumat (20/12/2024) di Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan, Gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752.

Menurut Afif, Indonesia sebagai negara dengan keberagaman yang sangat luas rentan terhadap potensi perpecahan. ”Perbedaan yang ada sering kali menjadi ancaman terhadap persatuan dan keutuhan bangsa. Sejak masa kemerdekaan, isu keberagaman, termasuk pembahasan Pancasila, kerap menjadi persoalan besar,” ujarnya.

Afif menjelaskan bahwa keberagaman merupakan bagian dari sunatullah dan merupakan tanda kebesaran Allah dalam menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan. ”Keberagaman adalah fitrah manusia. Namun, untuk tujuan tertentu seperti dalam organisasi Muhammadiyah, kita tetap perlu menyamakan visi dan misi untuk mencapai kebersamaan,” tambah Afif.

Penulis buku ”Agama dan Konflik Sosial” ini memaparkan bahwa Islam wasatiah menawarkan sejumlah indikator penting sebagai pedoman dalam menjaga keberagaman dan persatuan bangsa. Salah satunya adalah menerima perbedaan sebagai watak dasar manusia yang tidak dapat diubah. ”Perbedaan ini adalah fitrah manusia dan sama sekali tidak salah,” jelas Afif.

Afif menambahkan bahwa sikap toleransi merupakan kunci untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis dan damai. ”Namun, toleransi pun ada batasnya. Kita tetap harus menjaga identitas pribadi kita sebagai umat muslim,” tegas Afif.

Lebih lanjut, Afif menegaskan bahwa setiap manusia memiliki hak dan kewajiban yang sama, khususnya dalam menjalankan ibadahnya masing-masing. Di Indonesia, menurutnya, urusan keagamaan sudah diatur oleh negara dan sudah sesuai dengan sila pertama Pancasila. ”Ini menunjukkan bagaimana negara kita menghormati nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat,” tandas Afif.

Afif juga menyoroti pentingnya keadilan dalam keberagaman masyarakat. ”Islam wasatiah menekankan bahwa keadilan harus ditegakkan tanpa diskriminasi. Jangan sampai kebencian terhadap suatu kaum membuat kita tidak berlaku adil,” pungkas Afif.

Pengajian bulanan ini diikuti oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, karyawan, dan mahasiswa UM Bandung. Para peserta menyimak materi yang disampaikan Afif Muhammad dengan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya peran Islam wasathiah dalam menjaga keharmonisan bangsa.*


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menyelenggarakan Raker....

Suara Muhammadiyah

21 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengge....

Suara Muhammadiyah

16 March 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - PR IPM SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta sukses gelar  Pelajar Aksi So....

Suara Muhammadiyah

22 March 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah sebagai salah satu oraganisasi islam terbesar di In....

Suara Muhammadiyah

15 November 2023

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar pelatihan penge....

Suara Muhammadiyah

18 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah