ITB-AD Jakarta dan UM Maluku Kolaborasi Perkuat Ekonomi Perempuan Nelayan

Publish

2 December 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
299
Foto Istimewa

Foto Istimewa

AMBON, Suara Muhammadiyah — Dua perguruan tinggi Muhammadiyah, Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) Jakarta dan Universitas Muhammadiyah (UM) Maluku, resmi menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat riset, pendampingan, dan pengembangan kapasitas ekonomi bagi perempuan nelayan di Provinsi Maluku. Yakni program "Teologi Al-Maun Berperspektif Perempuan (TABP), dengan 30 indikator" untuk menemukan perempuan duafa tulang punggung keluarga dari matakuliah Kemuhammadiyahan. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara ITB-AD Jakarta, Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), dan Universitas Muhammadiyah Maluku, pada Senin (1/12/2025).

Penandatanganan MoU ini menjadi rangkaian dari penyelenggaraan kuliah umum yang menyoroti isu penguatan ekonomi perempuan pesisir. Kerja sama tersebut berfokus pada pengembangan kapasitas usaha bagi perempuan nelayan, mulai dari peningkatan keterampilan pengolahan hasil laut, pemasaran, hingga penguatan kelembagaan usaha mikro. 

Program ini merupakan inisiatif dari Pusat Studi Islam, Perempuan dan Pembangunan (PSIPP) ITB Ahmad Dahlan Jakarta, yang didukung oleh PT Unilever Indonesia sebagai bentuk kolaborasi dunia usaha dalam pemberdayaan perempuan dan pembangunan ekonomi pesisir berkelanjutan.

Rektor ITB-AD Jakarta, Dr. Yayat Sujatna, menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak boleh berjarak dari problem sosial di akar rumput. Ia menyatakan pemberdayaan masyatakat terutama perempuan miskin kota yang telah berhasil dilakukan ITB-AD Jakarta melalui TABP sejak 2017 penting diadopsi pada perempuan nelayan di Maluku, sebagai bentuk perluasan model pendidikan dan pengabdian masyarakat sebagaimana termuat dalam Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

“Perguruan tinggi harus menjadi bagian dari solusi atas kerentanan ekonomi perempuan pesisir. Mereka menghadapi beban ganda: pekerjaan domestik yang berat dan kontribusi ekonomi yang besar, namun pengakuan terhadap peran mereka masih rendah,” ujarnya di kampus UM Maluku, kota Ambon.

TABP, lanjut Yayat, menjadi instrumen dalam merumuskan intervensi yang lebih tepat bagi perempuan nelayan. Pendekatan ini mengutamakan observasi lapangan, pemetaan desa berbasis gender dengan 30 indikator, serta pendampingan usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan nyata perempuan pesisir. 

“Ini bukan pemberdayaan karitatif. Ini strategi membangun kemandirian,” tegasnya.

Rektor UM Maluku, Prof. Faris Al-Fadhat, mengapresiasi inisiatif kolaboratif ini dan menekankan pentingnya peran kampus dalam membuka akses lanjutan bagi keberlanjutan usaha perempuan pesisir. 

Ia menekankan bahwa pendampingan bagi perempuan nelayan tidak cukup berhenti pada tahap pelatihan semata.

“Pendampingan tidak boleh berhenti pada pelatihan. Akses pasar, teknologi, dan dukungan berkelanjutan harus dibuka agar usaha mereka bertahan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kampus harus hadir sebagai penggerak inovasi yang mampu menjangkau kelompok rentan dan menciptakan dampak nyata.

Sebagai tindak lanjut, ITB-AD Jakarta dan UM Maluku akan memulai riset kolaboratif terkait kondisi sosial-ekonomi perempuan nelayan, pemetaan potensi desa pesisir, serta analisis kebutuhan usaha mikro berbasis gender. Sementara itu, Kementerian UMKM akan memastikan keberlanjutan program melalui pelatihan dan pendampingan usaha, fasilitasi peralatan produksi, akses permodalan, serta pembukaan jejaring pemasaran bagi kelompok perempuan nelayan.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - “Mari kita akhiri penderitaan ini” adalah sepenggal pan....

Suara Muhammadiyah

12 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Melongok bulan September 2024, masyarakat bergembira karena b....

Suara Muhammadiyah

13 September 2024

Berita

PONOROGO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Ponorogo menggelar donor darah dalam ....

Suara Muhammadiyah

19 May 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial  (MPKS) Pimpinan Cabang M....

Suara Muhammadiyah

2 September 2024

Berita

IMM Malang Raya Gelar Simposium Moderasi Beragama: Harmony in Diversity MALANG, Suara Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

26 August 2025