JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Bantuan kemanusiaan untuk Palestina masih sangat diharapkan bisa diterima warga terdampak akibat genosida Israel. Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) akan menyalurkan bantuan tersebut dalam Join Action for Palestine 4, demikian dalam siaran persnya pada Jum’at, (28/11/2025) di Kantor PBNU, Jakarta.
Komitmen lembaga amil zakat berbasis ormas tersebut mendukung masyarakat Palestina yang terdampak krisis agar tetap dapat memenuhi hak-haknya sebagai manusia dan kebutuhan dasar hidupnya.
Lazismu sebagai bagian dari POROZ, terus berupaya mendukung misi kemanusiaan ini secara kolaboratif. Direktur Utama Lazismu Pusat, Ibnu Tsani mengatakan sebagai salah satu anggota POROZ, dana yang dihimpun Lazismu secara nasional dilakukan dengan cara bermitra strategis.
“Bermitra dengan POROZ yang masing – masing anggotanya memiliki jaringan dan basis massa sebagai keunggulannya. Misi kemanusiaan ini sudah direncanakan dan telah berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia dan kedutaan setempat”, jelasnya.
Ibnu Tsani mengungkapkan dalam Join Action for Palestine 4 ini, semua delegasi akan berangkat dari Mesir yang secara perbatasan lebih aman. Karena itu, sambung Ibnu, POROZ juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Mesir dan mitra strategis di sana.
Tiga aksi kemanusiaan sebelumnya telah dilakukan, maka pada kali ini menurutnya perencanaan yang telah disiapkan dengan matang jauh-jauh hari menjadi fokus misi ini agar dapat berjalan dengan lancar
”Jadi kegiatan kemanusiaan ini tetap tidak menutup mata terhadap bencana alam yang terjadi di Indonesia. Bahkan Lazismu dan POROZ konsen terhadap bencana di indonesia dan selanjutnya akan melakukan aksi bersama sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana di indonesia seperti banjir bandang dan longsor di beberapa provinsi,” tandasnya.
Bantuan kemanusian dari Lazismu yang akan disalurkan kepada warga Palestina, terdiri dari dua unit caravan sanitary (toilet), tiga kendaraan flour truck (masing-masing 800 sak), paket makanan (Food Package Egypt), suplai medis, dan paket selimut untuk musim dingin.
Sementara itu, dalam acara pelepasan, Ketua Umum POROZ, Bukhori Muslim mengatakan selama ini bantuan yang sudah disalurkan untuk warga Palestina kurang lebih sebesar Rp 16 miliar. “Alhamdulilah ini titipan dari masyarakat indonesia yang diamanahkan kepada semua lembaga amil zakat”, paparnya.
Adapun delegasi yang diberangkatkan sebanyak 18 orang, kata Bukhori. Total jumlah truk yang akan dikirim membawa bantuan dari Mesir sebanyak 13 truk logistik berisi toilet portabel, medical supply, selimut, makanan kebutuhan pokok, sabun, serta alat kesehatan yang semuanya sudah dikoordinasikan dengan mitra strategis.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia dalam mengirimkan bantuan kemanusiaan ini ke penerima manfaat mulai dari pergi dan pulang berjalan sukses,” katanya.
Hal ini sudah dihitung dari awal sampai sekarang bahwa penerima manfaat yang sudah menerima bantuan sebanyak 154 ribu orang.
Ini sudah bagian dari upaya kebersamaan untuk peduli terhadap Palestina sebagai komitmen bersama agar terus memberkati saudara kita di Gaza. Bukhori merinci lembaga amil zakat nasional yang berkolaborasi dalam Join Action for Palestine 4 tahun ini terdiri dari: Lazismu, Lazisnu, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), LAZNAS Dewan Dakwah, Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), dan LAZNAS Al Irsyad.


