Kader IMM Mesti Diberi Tantangan agar Tidak Menjadi Generasi Manja dan Lembek

Suara Muhammadiyah

24 August 2026

365
Prof Dr Irwan Akib, MPd. Foto: Cris

Prof Dr Irwan Akib, MPd. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Forum Keluarga Alumni (Fokal) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) memiliki posisi strategis dalam perjalanan kaderisasi dan pengembangan Menurut Irwan Akib, posisi Fokal IMM berada di tengah-tengah, sehingga memiliki peran penting dalam menjembatani antargenerasi.

“Bagaimana mengkomunikasikan kepentingannya adik-adik IMM ke Muhammadiyah dan juga mengkomunikasikan kepentingan Muhammadiyah kepada adik-adik IMM,” tuturnya saat pengukuhan pengurus Fokal IMM DIY 2026-2031 di SM Tower Malioboro, Senin (24/8).

Kata Irwan, persoalan yang dihadapi kader IMM hari ini agak berbeda dengan tempo dulu. “Adik-adik kita sekarang ini tidak berproses yang panjang,” bebernya, mencontohkan studi kasus di perguruan tinggi. “Baru masuk kampus tiba-tiba menjadi dekan,” katanya.

Baginya, menjalani proses dari bawah itu menjadi amat penting. Di situlah sarat dengan pengalaman dan pengajaran yang menjadi modal dalam menapaki perjalanan organisasi berikutnya.

“Kalau tidak berproses, itu menjadi masalah di kemudian hari. Sehingga pembinaan IMM di kampus itu saya kira juga memang menjadi penting dilaksanakannya,” tekannya.

Jika tidak melewati proses dari bawah, perlahan tapi pasti, kader IMM tidak akan merasakan getir-pahit suka dan dukanya tantangan menjalani kehidupan di organisasi. “Tidak ada tantangannya menjadi manja mereka,” tegasnya.

Di sinilah relevansi IMM hadir, lebih-lebih di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah. “Keberadaan IMM, khususnya di PTMA ini tetap eksis. Namun, kemudian tidak menjadikan adik-adik kita menjadi menjadi manja,” ujar Irwan.

Karena itu, kader IMM perlu diberikan tantangan dan ruang untuk berproses. Menurutnya, tantangan tersebut penting sebagai sarana melatih kemandirian, ketangguhan, sekaligus kemampuan kader dalam menghadapi berbagai persoalan.

“Penting juga adik-adik tantangan supaya mereka bergerak. Kalau mereka tidak ada tantangan, mereka menjadi menjadi manja, menjadi generasi yang tidak mampu memberikan sesuatu ke depan,” tekannya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah  – Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) bekerja sama ....

Suara Muhammadiyah

2 April 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah melangsungkan Pengajian Rama....

Suara Muhammadiyah

20 February 2026

Berita

TEMANGGUNG, Suara Muhammadiyah - Badan Pelaksana Operasi (BPO) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda M....

Suara Muhammadiyah

10 December 2023

Berita

TAKENGON, Suara Muhammadiyah – Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lem....

Suara Muhammadiyah

23 January 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Boarding School (MBS) Awwalul Islam, Kota Makassar,....

Suara Muhammadiyah

21 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah