Khutbah Jum'at: Evaluasi Diri Sebelum Dihisab Ilahi

Publish

18 June 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
71
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Oleh: Dr Muhammad Nasri Dini, Wakil Ketua Majelis Tabligh PDM Sukoharjo

إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا  يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا. أَمَّا بَعْدُ،

فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ ﷺ، وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ، وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ.

Jamaah Jumat yang berbahagia

Mari kita bersyukur kepada Allah SwT atas segala nikmat dan karunia-Nya sehingga kita masih diberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah salat Jumat hari ini.

Selanjutnya, marilah kita juga bershalawat kepada Rasulullah saw, panutan hidup yang kelak kita nantikan syafaatnya di akhirat.

Tak lupa, khatib mengingatkan agar kita senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Sebab, dengan iman dan takwa yang sebenar-benarnya, semoga kita akan menjumpai Allah SwT dalam keadaan yang baik.

Jamaah Jumat yang berbahagia,

Allah SwT berfirman dalam QS. At-Tur [52] ayat 7:

اِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لَوَاقِعٌۙ

“Sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi.”

Berkaitan dengan ayat tersebut, Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah dalam kitab Ad-Da’ wa Ad-Dawa’ menceritakan riwayat dari Imam Ahmad bahwa Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu menangis ketika mendengar ayat ini. Bahkan, beliau pernah sampai jatuh sakit dan dijenguk oleh para sahabatnya.

Padahal, Nabi saw pernah mengatakan bahwa beliau adalah salah satu sahabat besar yang dijamin surga. Namun, begitu besar rasa takutnya terhadap hisab dan azab Allah SwT. Lantas, bagaimana dengan kita?

Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan:

حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا

“Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab.”

Jamaah Jumat yang berbahagia

Apa yang disampaikan oleh Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu tersebut menunjukkan pentingnya muhasabah diri, sebagaimana juga dicontohkan oleh Nabi saw dalam doanya yang memohon hisab yang mudah.

Imam Ahmad meriwayatkan sebuah hadis dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha. Ia berkata, “Saya telah mendengar Nabi saw pada sebagian salatnya membaca:

اللَّهُمَّ حَاسِبْنِي حِسَابًا يَسِيرًا

‘Ya Allah, hisablah aku dengan hisab yang mudah.’

Ketika beliau berpaling, saya berkata, ‘Wahai Nabi Allah, apa yang dimaksud dengan hisab yang mudah?’ Beliau bersabda, ‘Allah melihat kitab amalnya lalu memaafkannya. Karena orang yang diperdebatkan hisabnya pada hari itu pasti celaka, wahai Aisyah. Dan setiap musibah yang menimpa orang beriman, Allah akan menghapus dosanya, bahkan sampai duri yang menusuknya.’”

Muhasabah diri yakni proses introspeksi atau evaluasi diri secara jujur. Muhasabah diri memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual, emosional, maupun sosial. Dalam Islam, muhasabah menjadi bagian penting dari upaya memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah.

Berikut beberapa manfaat utamanya: 1).menyadarkan diri atas kesalahan. Dengan muhasabah, seseorang bisa melihat dengan jernih apa saja kekurangan, dosa, atau kesalahan yang selama ini mungkin diabaikan. Kesadaran ini menjadi langkah awal untuk berubah. 2). endorong perbaikan diri (self-improvement). Muhasabah bukan sekadar menilai, tapi juga mengarahkan pada perubahan. Seseorang jadi tahu apa yang perlu diperbaiki—baik dalam ibadah, akhlak, maupun kehidupan sehari-hari.

3). Mendekatkan diri kepada Allah. Muhasabah membuat hati lebih hidup. Saat seseorang menyadari kesalahan dan bertobat, hubungan dengan Allah menjadi lebih dekat dan lebih tulus. 4). Mengontrol emosi dan perilaku. Orang yang terbiasa muhasabah cenderung lebih tenang, tidak mudah reaktif, dan lebih bijak dalam bersikap, karena terbiasa mengevaluasi sebelum bertindak.

5). Meningkatkan kualitas hidup. Dengan evaluasi yang terus-menerus, hidup menjadi lebih terarah. Waktu tidak terbuang sia-sia karena setiap hari ada upaya untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. 6). Menumbuhkan rasa syukur. Muhasabah juga membuat kita menyadari nikmat yang sering terlupakan. Dari sini tumbuh rasa syukur yang lebih dalam.

7). Menghindarkan dari sifat sombong. Saat sering mengoreksi diri, seseorang akan lebih rendah hati karena sadar masih banyak kekurangan dalam dirinya. 8). Menjadi bekal menghadapi akhirat. Muhasabah membantu seseorang mempersiapkan diri sebelum “dihisab”.

Semoga Allah SwT senantiasa membimbing kita untuk terus memperbaiki diri di dunia, sehingga kelak kita dikumpulkan bersama golongan yang mendapatkan hisab yang mudah dan dimasukkan ke dalam surga-Nya tanpa azab. Aamiin.

بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ، وَتَقَبَّلَ اللَّهُ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ.

Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَافِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، أَمَّا بَعْدُ،

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ.

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً، إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى.

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ. اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ، صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ.

اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا، وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا، وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

 
Sumber: Majalah SM Edisi 10/2026


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LANGKAT, Suara Muhammadiyah - Tim Disaster Medical Center (DMC) Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (R....

Suara Muhammadiyah

15 December 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Malam Tasyakuran Milad ke-93 Pemuda Muhammadiyah berlangsung Kam....

Suara Muhammadiyah

8 May 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

24 August 2024

Berita

PAREPARE, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) memperkenalkan inovas....

Suara Muhammadiyah

1 March 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

23 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah