Kolaborasi 'Aisyiyah dan Kementerian UMKM, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Publish

22 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
527
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia terkait Pembinaan dan Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Perempuan.

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Kementerian UMKM RI, Arif Rahman Hakim, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, dalam pembukaan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (20/10).

Arif Rahman Hakim menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan jumlah usaha yang naik kelas dari 3,06 persen menjadi 3,3 persen pada tahun 2029, atau sekitar 400 ribu pelaku usaha yang diharapkan dapat bertransformasi ke jenjang lebih tinggi. Selain itu, pemerintah juga menargetkan pertumbuhan wirausaha baru sebanyak 1,2 juta orang dalam lima tahun ke depan.

“Para pelaku usaha mikro sudah menghadapi banyak tantangan. Karena itu, pendekatan pemberdayaan harus dilakukan secara kolaboratif dan lintas sektor,” ujar Arif.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pendampingan legalitas, perlindungan usaha mikro, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan kemitraan, pemasaran, pembiayaan, pengembangan kewirausahaan, pemanfaatan teknologi digital, serta sosialisasi dan publikasi program bersama.

Salmah menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi nyata antara pemerintah dan organisasi perempuan dalam menguatkan ekonomi masyarakat berbasis keadilan dan keberlanjutan.

“‘Aisyiyah memiliki jaringan kuat hingga akar rumput melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi perempuan. Kerja sama ini akan memperkuat upaya kami dalam mendampingi pelaku usaha perempuan agar lebih berdaya, terlindungi secara hukum, dan mampu naik kelas,” ujar Salmah.

Salmah berharap, kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi perempuan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa pemberdayaan ekonomi adalah bagian dari dakwah kemanusiaan yang menjadi ruh gerakan ‘Aisyiyah. 

"‘Aisyiyah dan Kementerian UMKM berkomitmen memperluas akses pelatihan serta kemitraan yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro perempuan di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Turut hadir jajaran Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah yakni, Ketua PP ‘Aisyiyah, Latifah Iskandar, Sekretaris Umum PP ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochima, Bendahara Umum PP ‘Aisyiyah, Dyah Suminar; serta Sekretaris PP ‘Aisyiyah Diyah Puspitarini. (Suri/Anggi)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lazismu UMS berikan beasiswa hingga lulus Sarjana (S1) pada Jum'at (....

Suara Muhammadiyah

11 September 2023

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah di Sumatera Utara kembali menerima hibah tanah dari masyara....

Suara Muhammadiyah

22 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bertepatan Milad ke-74 SMA Muhi dilaksanakan acara sarasehan d....

Suara Muhammadiyah

6 September 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Lonjakan kasus Human Metapneumovirus (HMPV) di China, yang meny....

Suara Muhammadiyah

4 January 2025

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah -Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA) me....

Suara Muhammadiyah

6 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah