Kompetisi Inovasi Drone Nasional, UMY Sabet Penghargaan The Best Potential Team

Publish

21 December 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
513
Dok Istimewa

Dok Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tim Al-Mubarok yang bernaung di bawah Microcontroller Robotic Club Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kompetisi Inovasi Drone Nasional (KIDN) 2025. Dalam kompetisi yang digelar di Lapangan Bola Aldiron, Jakarta, Kamis (18/12), tim ini meraih penghargaan The Best Potential Team berkat inovasi teknologi pengiriman barang (dropping cargo) berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dinilai memiliki prospek pengembangan sangat menjanjikan.

Prestasi tersebut diraih melalui kolaborasi solid tiga mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UMY, yakni Syaiban Al Basith (angkatan 2023) sebagai ketua tim, didampingi Maulana Rifky Ramadhani dan Ravid Eka Adiprana (angkatan 2024). Proses pengembangan inovasi ini mendapatkan pendampingan intensif dari dosen pembimbing Rama Okta Wiyagi, S.T., M.Eng., Ph.D., serta mentor teknis Bintang Surya Tryatmojo, S.T.

Ketua Tim Al-Mubarok, Syaiban Al Basith, menjelaskan bahwa keunggulan utama drone yang mereka kembangkan terletak pada integrasi sistem AI dalam proses dropping payload. Teknologi tersebut memungkinkan drone menjatuhkan muatan dengan tingkat akurasi sangat tinggi, yakni kurang dari 30 sentimeter dari titik target yang telah ditentukan.

“Presisi ini merupakan hasil integrasi antara sistem navigasi GPS yang akurat, perancangan bentuk payload yang aerodinamis, serta sistem telemetri yang mampu mengirimkan data jarak jauh secara stabil tanpa gangguan,” ujar Syaiban dalam wawancara daring, Sabtu (20/12).

Meski demikian, capaian tersebut tidak diraih tanpa tantangan. Tim Al-Mubarok sempat menghadapi kendala teknis, khususnya terkait keterbatasan lokasi uji coba dan perizinan terbang yang memerlukan penyesuaian berulang selama proses pengembangan.

Dewan juri KIDN 2025 memberikan predikat The Best Potential Team karena menilai sistem AI yang dikembangkan tim ini sangat responsif serta memiliki kemampuan menjatuhkan muatan secara presisi dan konsisten. Bagi Tim Al-Mubarok, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan, melainkan menjadi tolok ukur awal untuk pengembangan teknologi kedirgantaraan yang lebih matang.

Ke depan, Tim Al-Mubarok berkomitmen melanjutkan riset dan pengembangan agar teknologi drone berbasis AI ini dapat diimplementasikan secara nyata di berbagai sektor strategis, mulai dari modernisasi pertanian, efisiensi distribusi logistik, hingga pengiriman bantuan pada situasi darurat atau emergency logistics. (FU)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Persyarikatan Muhammadiyah memasuki usia yang ke-111. Karena ....

Suara Muhammadiyah

19 November 2023

Berita

PADANGPANJANG, Suara Muhammadiyah - Berbagai jenis lomba digelar dalam kegiatan Festival Buya HAMKA ....

Suara Muhammadiyah

12 November 2023

Berita

SIKKA, Suara Muhammadiyah - Pelaksanaan Asesmen Lapangan Program Studi Administrasi Kesehatan Univer....

Suara Muhammadiyah

2 February 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Semangat kolaborasi lintas komunitas dan kepedulian terhadap lingkunga....

Suara Muhammadiyah

11 May 2026

Berita

Jadi Momentum Kembali ke Fitrah dan Pererat Persaudaraan PURWOREJO, Suara Muhammadiyah — Ribu....

Suara Muhammadiyah

20 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah