KOPDAR KOKAM Purworejo Perkuat Militansi Kader: “Nyawiji, Greget Sengguh Ora Mingkuh”
PURWOREJO, Suara Muhammadiyah — Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kasman Singodimedjo Marda Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan Kopi Darat (KOPDAR) pada Ahad, 25 Januari 2026, pukul 09.00–13.00 WIB, bertempat di Masjid Darul Arqom, Kamasan Kaliwungu, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Diklatsar KOKAM Kabupaten Purworejo yang telah dilaksanakan pada bulan Desember 2025. Peserta kegiatan terdiri atas seluruh peserta Diklatsar, pengurus organisasi otonom Muhammadiyah tingkat kabupaten (PDPM, BikersMu, dan KOKAM), Pengurus PCM Bruno, Pemuda PCPM Bruno, serta Takmir Masjid Darul Arqom.
Acara diawali dengan doa dan tasmi’ pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh *Ustadz Sabda Bintang Pratama, S.Pd,* yang membacakan Surat Ali Imran ayat 101–112. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kultum oleh *Ustadz Fachri Al Faqih, S.H.* dengan judul _“Ciri Pemuda Islam Ideal”._ Dalam kultumnya, ia menekankan pentingnya pemuda Islam memiliki keimanan yang kuat, akhlak mulia, serta komitmen dalam berjuang di tengah masyarakat.
Sambutan pertama disampaikan oleh *Ketua Panitia Diklatsar KOKAM, Fisun Fahnani.* Ia menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir di Kecamatan Bruno. Ia menjelaskan bahwa KOPDAR ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan gerakan KOKAM di Kabupaten Purworejo.
_“Kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga eksistensi dan semangat gerakan KOKAM agar tetap solid dan berkelanjutan di Kabupaten Purworejo,”_ ujar Fisun Fahnani.
Sambutan kedua disampaikan oleh *Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Purworejo, Ahmad Fadhol Arifin, S.Pd.* Ia menegaskan bahwa KOKAM merupakan organisasi yang menuntut kekuatan mental, keteguhan hati, serta kedisiplinan tinggi. Selain itu, ia juga memaparkan berbagai program PDPM sebagai ruang pembinaan dan pengembangan potensi pemuda Muhammadiyah.
Sementara itu, sambutan ketiga disampaikan oleh *Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Bruno, Muh. Mauludin, M.Pd,* selaku tuan rumah. Ia menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas semangat para pemuda Muhammadiyah yang hadir, sekaligus memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan.
Ia juga menjelaskan bahwa tema kegiatan _“Nyawiji, Greget Sengguh Ora Mingkuh” mengandung makna persatuan, semangat juang, rasa percaya diri, serta keteguhan untuk tidak mundur dalam berkhidmat di Muhammadiyah._
Kegiatan dilanjutkan dengan arahan, nasihat, dan motivasi dari *Ayahanda Drs. H. Pujdiono, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Purworejo.* Dalam arahannya, ia menekankan tiga prinsip utama yang harus dimiliki oleh pemuda Muhammadiyah, khususnya anggota KOKAM.
“Pertama, kita harus memiliki integritas sebagai pemuda Muhammadiyah dan bangga menjadi bagian dari Muhammadiyah,” tegasnya.
Ia melanjutkan bahwa pemuda Muhammadiyah juga harus memiliki kompetensi, tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kecerdasan dan wawasan keilmuan. Selain itu, keikhlasan dalam bertugas dan beramal menjadi landasan penting dalam setiap gerak langkah perjuangan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Purworejo masih membutuhkan sekitar 150 personel KOKAM baru yang ditargetkan terpenuhi pada tahun 2027. Saat ini, personel yang telah dilantik baru mencapai 50 orang, atau sekitar sepertiga dari target yang ditetapkan.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan *Forum Group Discussion (FGD)* bagi para anggota KOKAM yang telah dilantik. FGD dipimpin oleh Fisun Fahnani dan difokuskan pada perencanaan program-program KOKAM ke depan agar lebih terarah, terukur, dan memberikan kontribusi nyata bagi persyarikatan serta masyarakat.

