Korporasi Sosial, Watak Bisnis Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

5 February 2026

666
Prof Dr H Muhadjir Effendy, MAP. Foto: Cris

Prof Dr H Muhadjir Effendy, MAP. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Perubahan zaman menuntut semua pihak harus beraklimatisasi sedemikian rupa. Demikian halnya dalam konteks menjalankan bisnis di Muhammadiyah.

Bagi Muhadjir Effendy, ciri khas bisnis Muhammadiyah berbeda dengan yang lainnya. "Untungnya bukan untuk diri masing-masing di Muhammadiyah, tapi untuk organisasi Muhammadiyah," ungkap Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Sungguh demikian telah menjelma menjadi urat nadi jejak langkah Muhammadiyah. "Sudah dibangun oleh yang jalan 100 tahun lebih," singkapnya saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata PP Muhammadiyah, Kamis (5/2) di Hotel Hyatt Yogyakarta, Palagan Tentara Pelajar, Sleman.

Dikerucutkan lagi oleh Muhadjir, ciri watak utama Muhammadiyah itu sebagai Social Corporation. "Jadi korporasi sosial, bukan private corporation," terangnya.

Maknanya kemudian, bisnis yang dijalankan oleh Muhammadiyah bukan untuk mencari keuntungan diri sendiri. "Dikembalikan untuk kepentingan masyarakat," tekannya.

Di situlah karakteristik watak dakwah Muhammadiyah. "Muhammadiyah itu inklusif," jelasnya. Bukan sebaliknya, eksklusif. Dengan demikian, bisnis Muhammadiyah orientasinya menyemai benih kemaslahatan.

"Untuk masyarakat luas, tidak untuk warga Muhammadiyah atau umat Islam saja, tapi untuk seluruh rakyat Indonesia," tegas Muhadjir.

Karena itu, pilar ketiga Persyarikatan yakni ekonomi meniscayakan gerakan prioritas. Bagi Muhadjir, banyak hal yang bisa dijalankan, pelan tapi pasti, dengan pilar ketiga ini.

"Dan ini terus kita dorong. Kita upayakan agar pilar itu segera terbangun dengan kokoh," urainya.

Terlebih lagi, pilar ketiga sudah berjalan selama 10 tahun. "Menetapkan diri, bukan ditetapkan, bertekad menjadikan ekonomi sebagai pilar ketiga setelah pendidikan dan kesehatan," jelasnya.

Maka, Muhadjir mengajak semua pengurus MEBP untuk menguatkan komitmen untuk mengejawantahkan pilar ketiga tersebut dalam denyut kehidupan secara keseluruhan. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Prof Hamka Kota Madiun, Jaw....

Suara Muhammadiyah

12 September 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Sulawesi....

Suara Muhammadiyah

18 February 2026

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Intensitas hujan yang cukup tinggi sejak 17 Januari 2024,  m....

Suara Muhammadiyah

24 January 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Psikologi U....

Suara Muhammadiyah

19 January 2025

Berita

EDINBURGH, Suara Muhammadiyah – Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya (KIBAR) Edinburgh te....

Suara Muhammadiyah

29 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah