Korporasi Sosial, Watak Bisnis Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
99
Prof Dr H Muhadjir Effendy, MAP. Foto: Cris

Prof Dr H Muhadjir Effendy, MAP. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Perubahan zaman menuntut semua pihak harus beraklimatisasi sedemikian rupa. Demikian halnya dalam konteks menjalankan bisnis di Muhammadiyah.

Bagi Muhadjir Effendy, ciri khas bisnis Muhammadiyah berbeda dengan yang lainnya. "Untungnya bukan untuk diri masing-masing di Muhammadiyah, tapi untuk organisasi Muhammadiyah," ungkap Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Sungguh demikian telah menjelma menjadi urat nadi jejak langkah Muhammadiyah. "Sudah dibangun oleh yang jalan 100 tahun lebih," singkapnya saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata PP Muhammadiyah, Kamis (5/2) di Hotel Hyatt Yogyakarta, Palagan Tentara Pelajar, Sleman.

Dikerucutkan lagi oleh Muhadjir, ciri watak utama Muhammadiyah itu sebagai Social Corporation. "Jadi korporasi sosial, bukan private corporation," terangnya.

Maknanya kemudian, bisnis yang dijalankan oleh Muhammadiyah bukan untuk mencari keuntungan diri sendiri. "Dikembalikan untuk kepentingan masyarakat," tekannya.

Di situlah karakteristik watak dakwah Muhammadiyah. "Muhammadiyah itu inklusif," jelasnya. Bukan sebaliknya, eksklusif. Dengan demikian, bisnis Muhammadiyah orientasinya menyemai benih kemaslahatan.

"Untuk masyarakat luas, tidak untuk warga Muhammadiyah atau umat Islam saja, tapi untuk seluruh rakyat Indonesia," tegas Muhadjir.

Karena itu, pilar ketiga Persyarikatan yakni ekonomi meniscayakan gerakan prioritas. Bagi Muhadjir, banyak hal yang bisa dijalankan, pelan tapi pasti, dengan pilar ketiga ini.

"Dan ini terus kita dorong. Kita upayakan agar pilar itu segera terbangun dengan kokoh," urainya.

Terlebih lagi, pilar ketiga sudah berjalan selama 10 tahun. "Menetapkan diri, bukan ditetapkan, bertekad menjadikan ekonomi sebagai pilar ketiga setelah pendidikan dan kesehatan," jelasnya.

Maka, Muhadjir mengajak semua pengurus MEBP untuk menguatkan komitmen untuk mengejawantahkan pilar ketiga tersebut dalam denyut kehidupan secara keseluruhan. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bandung menggelar resepsi Mila....

Suara Muhammadiyah

20 November 2024

Berita

Yogyakarta, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah terus berupaya mengatasi masalah darurat sampah yang m....

Suara Muhammadiyah

19 September 2023

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Rabu, 12 Juni 2024, menjadi hari istimewa bagi Universitas Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

12 June 2024

Berita

REDELONG, Suara Muhammadiyah - Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Takengon Aceh Tengah dan Mahka....

Suara Muhammadiyah

4 April 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dr Hendar R....

Suara Muhammadiyah

1 October 2024