Korupsi Kian Menggurita, Biang Kerok Perusak Hak Hidup Warga Bangsa

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
375
Dr H Muhammad Busyro Muqoddas, SH., MHum. Foto: Karim

Dr H Muhammad Busyro Muqoddas, SH., MHum. Foto: Karim

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Keterpanggilan hati menjadi dorongan dari sosok Muhammad Busyro Muqoddas, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga pernah menjadi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2010-2014, berperang melawan korupsi yang telah lama mencengkeram Republik ini.

Demikian disampaikan Busyro dalam acara Nada Wicara: Bincang Cerdas Tentang Nilai Kesederhanaan dan Integritas peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Plasa Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta, Sabtu (6/12).

"Berusaha dengan berikhtiar, berdoa sekuat-kuatnya dengan kerja keras memohon kepada Allah, agar korupsi betul-betul sebagai kejahatan kemanusiaan bisa dihilangkan," katanya.

Di samping itu, selama di KPK pada zamannya, Busyro berkomitmen hadir di garda terdepan untuk membela kepentingan rakyat secara totalitas dalam menegakkan keadilan di tengah korupsi yang kian menggurita dan tak berkesudahan itu. Kendati demikian, sarat dengan tantangan yang dihadapinya.

"Saya dan teman-teman bergabung di KPK membela rakyat secara tulus, kerja keras, profesional, pakai moral, pakai akhlak, dan pakai ilmu. Ketemu di sana dengan teman-teman KPK periode-periode sebelumnya," terangnya.

Sementara orang mengatakan, korupsi sebagai perbuatan perampokan uang rakyat. Yang semestinya, hal tersebut harus dikelola dengan penuh kesaksamaan dan juga pertanggung jawaban tinggi kepada sesiapa saja yang diberikan mandat.

"Jangan sampai uang rakyat itu dirampok. Oleh karena itu, ini sebagai gambaran kita," tuturnya.

Di sinilah Busyro mendorong untuk memberantas korupsi secara berkelanjutan. Meski sedikit dan bertahap, tapi upaya itu harus diarahkan sampai ke tujuan utamanya: kehidupan benar-benar bersih sampai ke akar-akarnya dari virus korupsi, sebagai idaman yang diharapkan selama ini.

“Pemberantasan korupsi itu sesungguhnya merupakan bentuk kemanusiaan kita yang murni dan original. Manusia Indonesia itu 240 juta lebih, itu perlu dilindungi hak-hak hidupnya. Hak hidup ekonomi, hak hidup politik, hak hidup pendidikan, alam semesta, lingkungan jangan sampai dirusak,” tegasnya. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam memperku....

Suara Muhammadiyah

30 January 2026

Berita

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan kegiatan....

Suara Muhammadiyah

10 January 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Jelang Hari Raya Idul Adha 1446 H yang jatuh pada Jumat (6/6)....

Suara Muhammadiyah

3 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 1 Yogyakarta menyelengg....

Suara Muhammadiyah

24 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Hari Sabtu (5/10), Lazismu UMY kembali memberikan beasiswa kep....

Suara Muhammadiyah

7 October 2024