Kuliah Umum FAI UMJ, Wakil Ketua MPR RI Tegaskan Pentingnya Kaderisasi Ulama

Publish

29 April 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
806
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M. Hidayat Nurwahid, M.A menegaskan pentingnya kaderisasi ulama. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam kegiatan kuliah umum, Senin (28/04/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula K.H. Mas Mansoer Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (FAI UMJ) ini mengangkat tema Urgensi Kaderisasi Ulama di Era Modern. Dalam pemaparannya, Hidayat mengatakan kaderisasi ulama telah dilakukan sejak dahulu.

Hidayat juga menyampaikan bahwa ulama sangat berperan penting dalam sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

”Peran ulama dalam sejarah Indonesia sangat konkret dan luar biasa. Kalau Soekarno mengatakan Jas Merah (jangan sekali-kali melupakan sejarah. Maka saya katakan Jas Hijau (jangan sekali-kali menghilangkan jasanya ulama),” ucapnya.

Lebih lanjut, Hidayat mengatakan saat ini Indonesia memiliki kondisi yang sangat kondusif untuk program kaderisasi ulama. Hal ini dikarenakan setiap lembaga atau organisasi Islam melakukan program tersebut. Selain itu, dengan adanya UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, semakin mendukung jalannya program tersebut.

“Ulama-ulama besar berhasil lahir dari sistem ini, dan dengan lingkungan yang mendukung, potensi untuk melahirkan ulama hebat di masa depan sangat besar,” tambahnya.

Hidayat juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pihak-pihak yang telah berkomitmen terhadap program kaderisasi ulama.

Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., dalam sambutannya mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini. Selain itu, Ma’mun menyampaikan bahwa saat ini syarat formal untuk berdakwah menjadi sebuah kebutuhan dalam dunia dakwah. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa ulama di era modern tidak hanya menguasai ilmu keagamaan.

”Dalam konteks kekinian, ulama juga memiliki mesti konsen dalam bidang lain termasuk politik kenegaraan. Muhammadiyah sudah memiliki perhatian terhadap hal itu, di antaranya adalah konsep Darul Ahdi was Syahadah yang merupakan keputusan Muktamar tahun 2015 d Ujung Pandang,” ujarnya.

Dekan FAI UMJ, Dr. Sopa, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara FAI UMJ dengan MUI DKI Jakarta dalam program Pendidikan Kader Ulama (PKU). Ia menegaskan keseriusann FAI UMJ dalam program PKU. Menurutnya, tantangan umat akan semakin berat, sehingga perlu adanya kerja sama.

”Kami berkomitmen untuk ikut memikirkan umat serta berkontribusi untuk menyiapkan kader-kader ulama terdepan,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor IV Dr. Septa Canda, S.H, M.H., Wakil Dekan II FAI UMJ Dr. Hadiyan M.A., Ketua LPP AIK UMJ Drs. Fakhrurazi, M.A., serta beberapa dosen FAI UMJ.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Pada Rabu, 14 Agustus 2024, sebuah inisiatif kemanusiaan yang penuh har....

Suara Muhammadiyah

16 August 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah  - Dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Makmun M.Pd.....

Suara Muhammadiyah

15 May 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Tapak Suci Putera Muhammadiyah kota Makassar meraih juara umum pertam....

Suara Muhammadiyah

25 December 2023

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Terbentuknya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Muhammadiyah Cilacap....

Suara Muhammadiyah

25 February 2026

Berita

BUTON, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali menorehkan presta....

Suara Muhammadiyah

19 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah