Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah Akan Dilaunching Saat Tanwir di Kupang

Publish

3 December 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1139
Foto: TVMU

Foto: TVMU

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Suasana gembira menyelimuti Aula Hotel Claro Makassar usai Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Irwan Akib secara resmi membuka Diklat Khusus Kepala Sekolah dan Madrasah (Diksuspala) Region Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (2/12).

Dalam sambutan pada perhelatan yang akan berlangsung empat hari itu, Senin-Kamis (2-5/12) Irwan menyampaikan jika pengalaman Diksuspala sebelumnya, di region lain, menunjukkan bahwa hampir semua sekolah yang mengikuti pelatihan mengalami berbagai peningkatan, salah satunya peningkatan jumlah siswa.

Dirinya mengimbau para kepala sekolah untuk mengikuti pelatihan ini dengan baik sehingga dapat memahami bagaimana sekolah itu sehat dan berkembang.

“Pelatihan kepala sekolah ini berbeda dari LP2KS yang dilaksanakan oleh kementerian. Fasilitator kita adalah para mantan kepala sekolah, bukan sekadar teoretikus. Mereka pernah menangani sekolah yang ‘UGD’ hingga menjadi sehat dan bahkan sangat sehat,” jelasnya.

Harapan Irwan, semua sekolah Muhammadiyah di Sulawesi Selatan bisa menjadi sangat sehat. "Jika sekolah sehat, kepala sekolah dan gurunya juga sehat,” tambahnya.

Selanjutnya, Irwan juga memperkenalkan kurikulum baru dari Majelis Dikdasmen dan PNF yang rencananya akan launching di Tanwir Kupang, Nusa Tenggara Timur. Yakni Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah Holistik dan Integratif.

Menurutnya kurikulum ini dirancang untuk memperjelas kurikulum yang ada di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Kurikulum ini terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, dilengkapi dengan buku paket.

“Penting bagi kita untuk mengimplementasikan kurikulum ini di lapangan agar memberikan warna pada sekolah Muhammadiyah,” jelas Irwan.

Menurutnya kurikulum ini akan memberi warna bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah, termasuk kualifikasi alumni yang akan berbeda dengan sekolah lain. “Tentu ini butuh proses, tapi kita akan melakukannya,” ujarnya.

Sesuai dengan tagline Unggul Berkemajuan, Irwan menjelaskan jika target Muhammadiyah adalah setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu sekolah unggulan. “Tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga dari sisi Kemuhammadiyahan. Mindset kita harus diubah menjadi mindset yang maju dan bertumbuh,” tuturnya.

Kita harus belajar dari keberhasilan sekolah-sekolah baru, lanjut Irwan, “Yang mampu menarik banyak siswa. Jangan hanya fokus pada kesulitan, tetapi pada solusi. Dengan demikian, sekolah Muhammadiyah akan terus berkembang.”

Keberlanjutan sekolah unggulan menjadi utama dibandingkan dengan mendirikan sekolah maupun perguruan tinggi baru. Irwan mewanti-wanti untuk fokus pada pengembangan sekolah unggulan yang sudah ada, “Agar hasilnya lebih maksimal dan bermanfaat,” harapnya. (Jan/Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Civitas akademika Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas A....

Suara Muhammadiyah

18 June 2025

Berita

SRAGEN, Suara Muhammadiyah - SMP Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen(Dimsa) sukses menggelar seminar rem....

Suara Muhammadiyah

25 July 2024

Berita

SIDOARJO, Suara Muhammadiyah – SMP Muhammadiyah 2 Taman terus menunjukkan komitmennya dalam me....

Suara Muhammadiyah

12 March 2025

Berita

NGAWI, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah 1 Ngawi sabet juara umum dalam Olimliade Olahraga ....

Suara Muhammadiyah

29 February 2024

Berita

LAMTIM, Suara Muhammadiyah -Pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Labuhan Maringgai....

Suara Muhammadiyah

25 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah