KULON PROGO, Suara Muhammadiyah — Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar kegiatan Kick Off Pembinaan Mualaf sebagai bagian dari upaya memperkuat pendampingan keagamaan bagi para mualaf. Kegiatan ini berlangsung di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan dihadiri langsung oleh Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin.
Sebanyak 100 peserta yang merupakan para mualaf di wilayah Kulon Progo mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Program ini merupakan hasil sinergi antara LDK PP Muhammadiyah dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia dalam menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi umat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Pimpinan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, Ketua LDK PWM DIY Ananto Isworo, S.Ag., Wakil Bendahara PWM DIY Dede Haris Sumarno, S.E., M.M., Ketua LDK PDM Kulon Progo Subandi, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Muchamad Arifin menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI atas terjalinnya kerja sama yang konstruktif dalam mendampingi para mualaf. Ia berharap sinergi ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke berbagai wilayah lain di Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS atas sinergi program ini. Harapannya, kerja sama ini tidak berhenti di sini, tetapi dapat terus berkembang untuk menjangkau lebih banyak mualaf di berbagai daerah,” ujarnya, Ahad (26/4).
Dalam sesi pencerahan, Muchamad Arifin mengajak para mualaf untuk tetap istiqamah dan sabar dalam menjalani kehidupan beragama. Ia menegaskan bahwa menjadi mualaf adalah sebuah kemuliaan, sebuah perjalanan menuju cahaya iman yang penuh makna dan keberkahan.
Ia juga menyampaikan nilai-nilai penting yang terkandung dalam QS. Al-Mukminun sebagai “kunci” menuju keberhasilan hidup, yaitu membangun iman yang kokoh, menjaga shalat dengan khusyuk, menjauhkan diri dari perbuatan sia-sia, serta gemar berbagi kepada sesama.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari penguatan ekosistem pembinaan mualaf yang lebih terarah, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas keimanan dan kehidupan sosial para mualaf.

