Fokus Eksekusi Program Prioritas 2026 dan Penguatan Keluarga
PANGANDARAN, Suara Muhammadiyah – Lembaga Pengembang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LP UMKM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat sukses menyelenggarakan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) yang dirangkaikan dengan kegiatan Family Gathering pada Jumat–Sabtu, 16–17 Januari 2026, bertempat di Pangandaran.
Mengusung tema “Dari Konsolidasi ke Aksi: Eksekusi Program Prioritas LP UMKM Muhammadiyah Jawa Barat 2026”, Rapimwil ini menjadi momentum strategis dalam memantapkan arah kebijakan dan langkah nyata pemberdayaan ekonomi umat, khususnya bagi pelaku UMKM Muhammadiyah di Jawa Barat.
Ketua LP UMKM Muhammadiyah Jawa Barat, Ardi Fajar Gunawan, menyampaikan bahwa Rapimwil berjalan lancar dan menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait agenda kerja lembaga pada tahun 2026.
“Rapimwil ini menegaskan komitmen kami untuk bergerak dari tahap konsolidasi menuju aksi nyata. Tahun 2026 adalah tahun eksekusi. Program-program prioritas yang telah disusun harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM Muhammadiyah,” ujar Ardi.
Ia menambahkan, LP UMKM Jawa Barat akan lebih menekankan pada implementasi program yang berdampak langsung, mulai dari penguatan kapasitas pelaku usaha, pengembangan jejaring, hingga peningkatan akses pasar dan pembiayaan.
Selain agenda internal, Rapimwil LP UMKM Jawa Barat juga diisi dengan kegiatan silaturahmi, sharing, dan diskusi program bersama jajaran Pleno serta Organisasi Otonom (Ortom) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pangandaran.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya pembentukan dan penguatan struktur LP UMKM di tingkat daerah. Ardi menegaskan bahwa Pangandaran memiliki potensi besar, khususnya di sektor ekonomi pesisir dan pariwisata, yang perlu dikelola secara terorganisir.
“Potensi UMKM di Pangandaran sangat besar. Karena itu, keberadaan LP UMKM di tingkat daerah menjadi kebutuhan agar pelaku UMKM warga Muhammadiyah dapat naik kelas, terkoordinasi, dan memiliki daya saing yang kuat,” jelasnya.
Berbeda dari Rapimwil pada umumnya, kegiatan ini juga dikemas dalam bentuk Family Gathering dengan melibatkan anggota keluarga para pengurus. Konsep ini dipandang sebagai bagian dari strategi penguatan internal lembaga.
Menurut Ardi, dukungan keluarga memiliki peran penting dalam menjaga semangat dan keberlanjutan gerak para pengurus. Melalui suasana kebersamaan, refreshing, dan diskusi santai, diharapkan terbangun kedekatan emosional yang semakin kuat.
“LP UMKM adalah kerja besar yang membutuhkan energi dan komitmen besar. Dengan melibatkan keluarga, kami ingin membangun ekosistem pendukung yang positif, sehingga para pengurus mendapatkan dukungan penuh dari rumah dalam menggerakkan ekonomi persyarikatan,” ungkapnya.
LP UMKM Muhammadiyah Jawa Barat merupakan lembaga di bawah naungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat yang memiliki mandat untuk melakukan pembinaan, pengembangan, serta penguatan jaringan usaha mikro, kecil, dan menengah. Melalui berbagai program strategis, LP UMKM berupaya mewujudkan kemandirian ekonomi umat dan memperkuat peran Muhammadiyah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

