Mahasiswa UM Bandung Ikuti KKN Internasional di Thailand

Suara Muhammadiyah

9 August 2024

1485
Istimewa

Istimewa

THAILAND, Suara Muhammadiyah — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mengikuti serangkaian serah terima peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang dilaksanakan di Sangkhom Islam Wittaya School, Shongkla, Thailand Selatan, pada Rabu (07/08/2024).

Kegiatan KKN internasional ini terlaksana berkat kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berkolaborasi dengan kampus Muhammadiyah lainnya. Di antaranya UM Bandung, UM Sidoarjo, dan UM Buton. Dalam KKN tersebut, para mahasiswa terlibat dalam program pengabdian masyarakat dan praktek mengajar, termasuk lima mahasiswa dari UM Bandung.

Selain di Sangkhom Islam Wittaya School, para mahasiswa juga akan melaksanakan kegiatan KKN di beberapa lokasi lainnya, seperti Phatnawitya School, Miftahuddeen School, dan Darul Mujahideen Wittaya Foundation School. Kegiatan KKN internasional ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai dari 6 Agustus hingga 1 September 2024.

Ada lima orang mahasiswa UM Bandung yang melaksanakan KKN di Thailand. Mereka adalah Miftahul Khoer (prodi Farmasi), Nur Amirah Lailiy (prodi Farmasi), Amnila Hanisah Rifainy (prodi Akuntansi), Wildan (prodi Manajemen), dan Siti Sopiah Nuraeni (prodi PAI).

Sambutan hangat

Sebagai perwakilan dari Thailand, Direktur Sangkhom Islam Wittaya School, Taleb Kayem, mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan KKN internasional ini. Ia menyambut kedatangan para peserta KKN dengan hangat.

Taleb juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) yang telah memilih Sangkhom Islam Wittaya School sebagai lokasi KKN internasional. "Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PTMA yang hadir untuk melakukan pengabdian di sini," ujar Taleb.

Ia menjelaskan bahwa banyak peserta KKN dari tahun-tahun sebelumnya yang memilih untuk menetap dan mengajar di Sangkhom Islam Wittaya School. Mereka merasa betah dan nyaman dalam menjalankan pengabdian di sana.

"Beberapa peserta KKN dari tahun-tahun sebelumnya, seperti dari UM Palembang dan Universitas Ahmad Dahlan, merasa sangat betah dan akhirnya memilih untuk mengabdi di sini. Kami berharap program KKN ini dapat terus berlanjut setiap tahun. Semoga ada di antara peserta KKN kali ini yang juga akan melanjutkan pengabdian di sini," tandas Taleb.

Ia juga berpesan kepada para mahasiswa untuk selalu menjaga jenis makanan selama pengabdian di Thailand. Pasalnya, di Thailand banyak makanan tidak halal. Jika tidak ada label halal, kata Taleb, sebaiknya dihindari saja.

Selain itu, para mahasiswa UM Bandung dan juga mahasiswa lainnya disambut baik dan langsung dijemput oleh kepala sekolah dan para guru. Mereka diberi tempat tinggal di area sekolah masing-masing tempat mengabdi.***(FK/FA)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah melakukan diseminasi hasil ases....

Suara Muhammadiyah

27 June 2024

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

22 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Masjid Walidah Dahlan Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), men....

Suara Muhammadiyah

3 March 2024

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Peng....

Suara Muhammadiyah

30 July 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Gerakan Subuh Mengaji Aisyiyah Jawa barat dilaksanakan pada Rabu, 28 A....

Suara Muhammadiyah

28 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah