Mahasiwa Manajemen dan Psikologi UM Bandung Gelar Workshop Mindful Day

Suara Muhammadiyah

21 May 2025

1075
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Suasana penuh kehangatan dan ketenangan menyelimuti pelaksanaan  Workshop Mindful Day yang diadakan di Auditorium KH Ahmad Dahlan, lantai tiga kampus Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, pada Selasa (20/05/2025).

Acara ini merupakan bentuk kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa (Hima) Manajemen dan Psikologi. Tema yang diangkat adalah “Sehat Mental, Hidup Optimal” dengan Prinska Damara Sastri yang merupakan Co-Founder & Chief Psychologist di Mindfulivy sebagai narasumber.

Acara ini diikuti oleh 125 mahasiswa berbagai program yang ada di UM Bandung. Selain itu, dihadiri juga oleh tamu undangan lainnya diantaranya perwakilan Hima Manajemen, perwakilan Hima Psikologi, Ketua Program Studi Psikologi, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan perwakilan Fakultas Sosial dan Humaniora.

Muhammad Raka sebagai perwakilan Hima Manajemen berharap proker kolaborasi antara dua himpunan ini bisa meningkatkan hubungan baik. Menurutnya, workshop ini cukup linear bagi prodi Manajemen karena akan dihadapi dengan konsentrasi SDM dan sudah cukup linear di prodi psikologi.

Sementara itu, dalam sesi pemaparannya yang menarik, Prinska Damara Sastri menjelaskan bahwa triangle of mindfulness terdiri dari tiga elemen utama, yaitu awareness, attention, dan acceptance.

“Melalui awareness, kita mulai menyadari emosi yang sedang kita alami. Kemudian, dengan attention, kita memberi perhatian penuh pada situasi konflik yang sedang terjadi. Terakhir, acceptance mengajarkan kita untuk menerima bahwa ada hal-hal yang berada di luar kendali kita, dan itu merupakan bagian alami dari proses kehidupan,” ujarnya.

Salsa, salah satu peserta, mengungkapkan kesan setelah mengikuti workshop ini. “Insight yang paling berkesan di acara ini tuh sesi relaksasi. Disuruh menutup mata terus berterima kasih kepada diri sendiri dan minta maaf kepada diri sendiri,” katanya.

Salsa merasa terkesan dengan acara ini karena momen seperti ini jarang ditemukan, yakni kesempatan untuk bersyukur kepada diri sendiri dan juga untuk meminta maaf pada diri sendiri.

“Seringnya kita minta maafnya sama orang lain, padahal sebenarnya diri kita juga ada loh fase capek kan. Ternyata malah bukan kita zalim sama orang lain, kita zalim sama diri sendiri dan itu benar-benar wow gitu,” tandasnya.

Dengan adanya acara ini, diharapkan mahasiswa dapat mengelola emosi di tengah tuntutan dan kegiatan akademik di kampus, lingkungan, ataupun keluarga. Selain itu, workshop ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk kehidupan yang optimal dan mental yang sehat. Agar mendapatkan ketenangan, latihan mindfulness menjadi sesi penutupnya. (Salimah/Najla/Zahra/Adini)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah - Pada Jumat, 10 Mei 2024, sejumlah ibu-ibu Aisyiyah yang dipimpin lang....

Suara Muhammadiyah

14 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen menggelar acara pelepasan siswa kelas VI tahu....

Suara Muhammadiyah

14 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mengambil momentum yang tepat di tengah perubahan yang cepat, bagi ....

Suara Muhammadiyah

3 June 2025

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 134 murid SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat So....

Suara Muhammadiyah

3 February 2025

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Pendidikan Kade....

Suara Muhammadiyah

23 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah