Majelis Diktilitbang dan LPDP Teken Perjanjian Pendanaan RISPRO Investasi Berkemajuan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
77
Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP. Foto: Pachrul

Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP. Foto: Pachrul

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melaksanakan penandatanganan perjanjian pendanaan dan peningkatan kapasitas Grantee RISPRO Investasi Berkemajuan, Kamis (19/2) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhadjir Effendy menyampaikan ucapan selamat kepada 13 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang berhasil memenangkan kompetisi riset yang diselenggarakan oleh LPDP.

“Bagi yang belum diterima, teruslah mencoba. Kompetisi ini objektif dan sangat bagus untuk mendorong kualitas,” ujarnya.

Muhadjir mengapresiasi LPDP yang menggandeng Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) sebagai mitra pertama dalam program ini. Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir menyebutkan, anggaran LPDP mencapai sekitar Rp160 triliun. Namun, ia menyoroti bahwa sekitar 70 persen dana tersebut masih ditempatkan pada instrumen surat berharga.

Menurutnya, jika dikelola secara profesional dan diarahkan ke sektor riil melalui skema investasi yang tepat, dana LPDP berpotensi menghasilkan nilai tambah yang jauh lebih besar.

Ia juga mengapresiasi langkah Menteri Keuangan yang telah menyetujui peraturan menteri (Permen) yang memungkinkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) meminjam dana ke bank. Kebijakan ini dinilai sebagai solusi agar PTN tidak terlalu banyak merekrut mahasiswa yang menyebabkan PTS banyak yg tutup.

“Dengan akses pembiayaan perbankan, perguruan tinggi bisa mengembangkan aset dan usahanya,” jelasnya.

Muhadjir menekankan, amanah LPDP harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Ia mengingatkan agar keberhasilan tidak hanya diukur dari kemenangan dalam kompetisi, tetapi dari dampak nyata yang dihasilkan.

“Tidak menang tidak apa-apa, yang penting dampaknya luas. Jangan puas hanya karena sudah menang, belum tentu berdampak sesuai harapan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kecilnya dana riset nasional yang saat ini hanya sekitar Rp8 triliun, sehingga diperlukan pengelolaan yang efektif dan terarah agar menghasilkan manfaat maksimal.

Kepada PTMA, Muhadjir menyarankan perlunya restrukturisasi dan regenerasi perguruan tinggi. Mahasiswa atau lulusan yang memiliki minat dan kompetensi kuat di bidang riset perlu dipersiapkan menjadi dosen maupun tenaga peneliti.

Menurutnya, membangun tradisi riset memerlukan konsistensi dan kepemimpinan yang kuat. Ia mencontohkan pengalamannya saat membangun tradisi riset di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang saat itu mampu mengungguli sejumlah PTN dalam kompetisi riset tingkat nasional.

“Riset itu bukan sekadar gerakan, tapi soal kompetensi dan kemampuan melakukan penelitian,” ujarnya.

Ia bahkan menambahkan bahwa rektor sebaiknya lebih banyak membangun jejaring dan membawa peluang baru bagi kampus. “Rektor itu tidak harus selalu di kantor. Datang seminggu sekali pun tidak masalah, asal membawa ‘oleh-oleh’ berupa kerja sama dan peluang strategis,” tandasnya.

Melalui kerja sama RISPRO Investasi Berkemajuan ini, diharapkan riset di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah semakin terarah, profesional, serta mampu memberikan dampak strategis bagi kemajuan bangsa.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LANGKAT, Suara Muhammadiyah— Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDM....

Suara Muhammadiyah

13 December 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Memperingati Milad ke-11 PPM MBS Pleret melaksanakan refleksi yang dila....

Suara Muhammadiyah

25 August 2025

Berita

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah – Tim kolaborasi dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

29 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Djazman A....

Suara Muhammadiyah

16 August 2024

Berita

SERANG, Suara Muhammadiyah – Muhammad Tazakka Ahsan, Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

28 June 2025