Majelis Pelayanan Sosial

Publish

4 July 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
6124
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Majelis Pelayanan Sosial

Majelis ini pada awal berdirinya menjadi satu kesatuan dengan Bagian Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO). Adapun aktivitas PKO pada waktu itu, dalam bidang kesehatan. Mendirikan Rumah Sakit dan Klinik. Bidang sosial, mendirikan Panti Asuhan dan Rumah Miskin. Pada tahun 1956, Majelis Penolong Kesengsaraan Oemoem berubah nama menjadi Majelis Pembina Kesejahteraan Umat (Majelis PKU). Kemudian tahun 1990 Majelis Pembina Kesejahteraan Umat berubah nama menjadi Majelis Pembina Kesehatan. Dilanjutkan pada tahun 2000 Majelis Pembina Kesehatan berubah nama menjadi Majelis Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat (MKKM). 

Pada tahun 2008, dalam rangka mengoptimalkan pelayanan di bidang sosial, Majelis Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat mendirikan kelompok kerja bernama Forum Panti Sosial Muhammadiyah-Aisyiyah (FORPAMA). Pada tahun 2009, FORPAMA berubah nama dari Forum Panti Sosial menjadi Forum Perlindungan Anak dan Lansia Muhammadiyah-Aisyiyah.

Pada tahun 2010 dalam rapat kerja nasional FORPAMA di Denpasar, FORPAMA merekomendasikan kepada Majelis Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, agar dibentuk Majelis khusus yang menangani program pelayanan sosial. Pada tahun 2010, pasca Muktamar Muhammadiyah Satu Abad di Yogyakarta, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengesahkan pembentukan Majelis Pelayanan Sosial sebagai pemekaran dari Majelis Kesehatan dan Kesejahteran Masyarakat.

Majelis ini mempunyai visi “Berkembangnya fungsi pelayanan sosial yang unggul sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kemajuan hidup masyarakat khususnya kaum dhu’afa sebagai aktualisasi Dakwah Muhammadiyah.” Untuk mewujudkan visi tersebut, Majelis Pelayanan Sosial merumuskan dalan suatu misi, yaitu: 1. Menggerakkan dan menyatukan seluruh potensi Muhammadiyah untk meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan sosial, 2. Meningkatkan kualitas pelayanan dan kelembagaan sosial di lingkungan Muhammadiyah, 3. Mengembangkan kemitraan dan jejaring pelayanan sosial.

Untuk merealisasikan visi dan misi itu, Majelis Pelayanan Sosial telah menyusun beberapa program prioritas, yaitu: 1. Muhammadiyah Senior Care. Merupakan program yang disusun berdasarkan keputsan program unggulan Majelis Pelayanan Sosial hasil sidang Tanwir di Ambon tahun 2017, yakni peningkatan kapasitas layanan Lansia melalui pendekatan non panti asuhan, 2. Peningkatan kapasitas pengasuhan keluarga melalui pendekatan pengasuhan model santunan keluarga dan asuhan keluarga, 3. Psikososial korban bencana alam, 4. Peningkatan kualitas layanan sosial berbasis masyarakat melalui model balai kesejahteraan sosial. (Imron Nasri)

Sumber: Majalah SM Edisi 24 Tahun 2021

 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Refleksi Milad Muhammadiyah ke-113: Dakwah Mencerahkan di Tingkat Nasional dan Internasional Oleh: ....

Suara Muhammadiyah

18 November 2025

Wawasan

Menjaga Indonesia: Selera Rendah dan Krisis Karakter Pemimpin Oleh: Agusliadi Massere Menjaga Indo....

Suara Muhammadiyah

2 November 2023

Wawasan

Ramadhan dan Paradoks Konsumsi Oleh: Mohammad Nur Rianto Al Arif, Guru Besar UIN Syarif Hidayatulla....

Suara Muhammadiyah

16 February 2026

Wawasan

Ashabul Kahfi (2); Misteri Angka 300/309  Penulis: Donny Syofyan, Dosen Fakultas Ilmu Budaya U....

Suara Muhammadiyah

4 February 2026

Wawasan

Mengenang Syed Muhammad Naquib al-Attas: Ketika Ilmu, Amal, dan Peradaban Berada dalam Satu Tarikan ....

Suara Muhammadiyah

9 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah