Memaknai Tahun Baru, Umat Islam Diminta Teguhkan Syiar Dakwah

Suara Muhammadiyah

5 January 2026

653
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Memasuki momentum Tahun Baru 2026, warga Persyarikatan diingatkan untuk tidak melupakan jati diri sebagai umat Islam, salah satunya dengan konsisten menggunakan Kalender Hijriah. Hal ini untuk memastikan bahwa penanggalan Islam tetap menjadi panduan utama dalam setiap gerak dakwah dan ibadah.

Pesan ideologis tersebut ditegaskan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, Dr. Fachrur Rozi, M.Ag., dalam momentum Milad Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh PCM Candisari 1, Ahad (4/1/2026).

Di hadapan ratusan jamaah, ia menyoroti bahwa di tengah penggunaan kalender Masehi untuk urusan duniawi, umat tidak boleh tercerabut dari akar sejarahnya sendiri.

"Tahun baru adalah momentum semangat baru. Namun, jangan sampai kita melupakan Kalender Hijriah. Itulah identitas waktu sejati kita yang mengikat ibadah dan sejarah besar umat Islam," tutur Fachrur Rozi saat melepas rombongan Jalan Sehat Muhammadiyah.

Syiar Dakwah dan Pelurusan Makna Ziarah dalam Muhammadiyah

Selain penguatan aspek penanggalan, Fachrur Rozi juga memberikan pencerahan penting mengenai praktik Ziarah dalam Muhammadiyah. Ia menjelaskan bahwa Persyarikatan tidak anti ziarah, selama pelaksanaannya sesuai dengan tuntunan Rasulullah sebagai pengingat akan kematian (dzikrul maut).

Baginya, dakwah Muhammadiyah harus selalu berpijak pada pelurusan akidah tanpa meninggalkan aspek kemanusiaan.

Pesan ini kemudian diimplementasikan melalui aksi Syiar Dakwah lapangan di kawasan Kaliwiru. Ketua PCM Candisari 1, H. Arie Puji Waluyo, S.E., menyatakan bahwa kehadiran 160 warga dalam kegiatan jalan sehat ini merupakan bukti nyata dakwah yang inklusif dan menggembirakan. Muhammadiyah hadir di tengah masyarakat dengan membawa energi positif serta semangat kebersamaan.

Semangat kebersamaan semakin kental saat para pimpinan dan warga membaur dalam sesi sarapan soto bersama setelah menempuh rute jalan sehat. Momen "Sotoan Bareng" ini menjadi ruang dialog informal antara pimpinan PDM dan anggota, yang sekaligus memperkuat ukhuwah di awal Tahun Baru 2026. Rangkaian acara ditutup dengan pengundian doorprize yang menambah kemeriahan.

Melalui kegiatan ini, warga Muhammadiyah diharapkan tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki pemahaman ideologi yang kokoh, terutama dalam membumikan Kalender Hijriah sebagai bagian dari identitas peradaban Islam di masa depan.
Caption Foto: Ketua PDM Kota Semarang Dr,. Fachrur Rozi


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar meraih capaian baru....

Suara Muhammadiyah

5 February 2026

Berita

MUNTILAN, Suara Muhammadiyah - Dakwah sejatinya bukan hanya dalam kerangka kata-kata (bil lisan). Ta....

Suara Muhammadiyah

6 February 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Institut Parahikma Indonesia (IPI) kini mengalami peralihan di ....

Suara Muhammadiyah

18 December 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir,....

Suara Muhammadiyah

24 October 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam respsi milad ke-24 Lazismu, di Gedung Perpustakaan Nasiona....

Suara Muhammadiyah

3 August 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah