Menjalankan Kepemimpinan Harus Menyelesaikan Masalah, Bukan Bercerita Tentang Kekurangan

Suara Muhammadiyah

27 July 2026

341
dr H Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes. Foto: Nadri

dr H Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes. Foto: Nadri

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Kepemimpinan menjadi sesuatu hal yang paling krusial. Di sinilah hal paling berat sesungguhnya dari konteks kepemimpinan itu.

“Sering orang menganggap diberi tugas kepemimpinan itu adalah fasilitas kehormatan,” kata Agus Taufiqurrahman, yang demikian itu telah meninabobokan fungsi sebagaimana semestinya.

“Lupa bahwa itu adalah amanah yang dimintai pertanggung jawaban,” beber Agus, Sabtu (25/7) saat Pelantikan Wakil Rektor Univesitas Muhammadiyah Sumatera Utara Masa 2026-2030.

Amanah, menjadi pokok pangkal dari sisi kepemimpinan. Di samping amanah yang besar dan harus dipertanggung jawabkan, di saat yang sama pula, tidak boleh berkeluh kesah.

“Kalau orang sudah jadi pimpinan tidak boleh mengeluh lagi. Kalau mengeluh sebaiknya SK-nya dikembalikan,” tegas Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

Pada esensinya, menjalankan kepemimpinan meniscayakan menyelesaikan satu pokok kungkungan permasalahan. Bukan sebaliknya, menghindar masalah atau bahkan, menceritakan kekurangan yang terjadi.

“Jabatan kepemimpinan adalah bukan fasilitas, tetapi tanggung jawab yang harus kita selesaikan,” tekan Agus.

Pendek kata, jabatan kepemimpinan itu bersifat sementara. “Bisa datang dan pergi,” ujarnya. Satu hal yang akan tetap abadi selamanya menyangkut dedikasi, pengabdian, dan amal saleh yang ditinggalkan.

“Banyak pemimpin yang ketika pada fasenya baik tapi karena lupa di etape-etape terakhir tergelincir sehingga nama harumnya yang 7 tahun itu hilang. Sehingga seolah-olah muncul kalimat karena nila setitik, rusak susu sebelanga,” terangnya.

Di situlah menjaga amanah menjadi amat penting. Dan semestinya yang diberikan kesempatan menjalankan kepemimpinan, Agus mendorong agar tetap mengedepankan amanah.

“Menjaga amanah sejak awal. Kita memasuki ini (kepemimpinan) agar diberi cara masuk yang baik, nanti keluar juga dengan cara yang baik. Istilahnya meninggalkan legasi yang baik,” beber Agus. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

  BANTUL, Suara Muhammadiyah - SMP Unggulan ‘Aisyiyah Bantul sukses selenggarakan launch....

Suara Muhammadiyah

26 September 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rasanya baru kemarin kami bertemu di kediamannya yang tak jauh dari....

Suara Muhammadiyah

30 July 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Anak-anak panti asuhan Griya Bahtera Kasih tak dapat menyembunyi....

Suara Muhammadiyah

9 June 2025

Berita

PEKAJANGAN, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) menyele....

Suara Muhammadiyah

2 November 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Sem....

Suara Muhammadiyah

17 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah