BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Suasana hangat dan penuh harmoni mewarnai Konser Resital ke-6 dan Pengukuhan Anggota Angkatan ke-18 Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung yang digelar di Auditorium KH Ahmad Dahlan, lantai tiga kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung, Sabtu (13/06/2026).
Mengusung tema “Senandhika Harsakala: Perjalanan Metamorfosa Harmoni”, kegiatan ini menjadi momentum istimewa yang menandai perjalanan musikal sekaligus regenerasi organisasi paduan suara kebanggaan kampus tersebut.
Melalui konser yang berlangsung meriah, para anggota PSM UM Bandung menampilkan kemampuan vokal terbaik mereka di hadapan penonton yang memadati auditorium. Tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni, kegiatan ini menjadi momen pengukuhan anggota baru Angkatan ke-18 yang siap melanjutkan estafet prestasi dan perjalanan panjang PSM UM Bandung.
Ketua Panitia Afnan Yasfi Nugroho berharap tema yang diusung dalam kegiatan ini dapat menjadikan paduan suara sebagai wadah yang inspiratif bagi para calon anggota Angkatan ke-18 untuk berkembang dan berkarya. Dia menerangkan bahwa konser ini diikuti oleh 30 calon anggota serta didukung oleh 42 panitia dan 15 relawan yang bekerja keras dan penuh dedikasi demi menyukseskan acara.
Ketua PSM UM Bandung Fadya Fitri Febrianti A mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya konser tersebut. Menurutnya, penampilan yang disajikan merupakan hasil dari proses latihan yang panjang, kerja keras, dan dedikasi seluruh anggota.
“Yang hari ini resmi dikukuhkan membawa semangat baru bagi PSM. Jadikan PSM sebagai rumah yang hangat dan nyaman, bukan sekadar tempat bernyanyi, tetapi rumah kedua untuk bertumbuh bersama. Terima kasih kepada para pelatih dan pembina yang selama ini mendampingi perjalanan kami. Di Milad ke-10 UM Bandung ini juga semoga kita terus melahirkan karya yang membanggakan dan menuliskan banyak kebahagiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina PSM UM Bandung Agung Tirta Wibawa memberikan apresiasi atas konsistensi organisasi yang telah berkarya selama lebih dari satu dekade. Kaprodi Ilmu Komunikasi ini juga mengingatkan bahwa perjalanan PSM bahkan telah dimulai jauh sebelum berdirinya UM Bandung.
“Perjalanan PSM sudah memasuki usia 16 tahun. Ini merupakan capaian yang luar biasa. Saat ini juga anggota PSM tidak lagi bergantung sepenuhnya kepada pelatih karena sudah mampu berlatih secara mandiri. Hal tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai divisi dan bidang di UM Bandung yang terus mendorong pengembangan minat dan bakat mahasiswa,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Plt Kabag Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier UM Bandung Rikki Maulana Yusup. Dia menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi pengembangan potensi non-akademik mahasiswa melalui berbagai unit kegiatan mahasiswa.
“Dengan amanah yang diberikan para orang tua kepada UM Bandung, kami berkomitmen mendidik mahasiswa melalui berbagai keterampilan akademik ataupun non-akademik. Salah satunya dengan mendukung kreativitas mahasiswa melalui UKM paduan suara mahasiswa,” ungkap Rikki.
Konser semakin memikat dengan penampilan sejumlah lagu populer Indonesia yang sarat makna dan emosi. Beberapa lagu yang dibawakan antara lain “Untukku” dari Chrisye, “Kita Usahakan Lagi” dari Batas Senja, “Laskar Pelangi” dari Nidji, “Manusia Kuat” dari Tulus, serta “Melompat Lebih Tinggi” dari Sheila On 7.
Melalui tema “Perjalanan Metamorfosa Harmoni”, konser ini tidak hanya menghadirkan suguhan musikal yang menghibur, tetapi menggambarkan proses tumbuh, belajar, dan bertransformasi yang dialami setiap anggota PSM UM Bandung. Sebuah perjalanan yang terus bergerak dari satu generasi ke generasi berikutnya, menjaga harmoni dan semangat berkarya dalam balutan musik yang menyatukan.*(FA)

