Misi Besar Membangun Jembatan Keilmuan dan Kebudayaan di Asia Tenggara

Suara Muhammadiyah

21 March 2025

1430
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah - Dalam era globalisasi, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk memperkuat hubungan diplomasi, ekonomi, dan pendidikan. Salah satu tokoh yang memiliki visi besar dalam mempererat hubungan antarnegara di Asia Tenggara adalah Dr. Saidul Amin, Rektor Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Dengan misi besar yang diusungnya, ia berupaya untuk "menyatukan" Indonesia dan Malaysia—khususnya di wilayah Perlis—melalui jalur akademik, kebudayaan, dan keagamaan.  

Sebagai akademisi dan pemimpin perguruan tinggi, Dr. Saidul Amin aktif menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh penting di Malaysia, termasuk Raja Perlis dan Mufti setempat, bahkan sampai ke Perdana Menteri Malaysia. Langkah ini menjadi fondasi bagi kerja sama yang lebih erat antara Indonesia dan Malaysia, tidak hanya dalam bidang pendidikan tetapi juga dalam aspek sosial dan budaya.  

Misi ini tidak berhenti di Malaysia. Dr. Saidul Amin telah memperluas jangkauan kerja sama dengan Thailand, dan dalam waktu dekat, Vietnam juga menjadi target ekspansi akademik dan intelektual. Visi ini sejalan dengan semangat integrasi Asia Tenggara yang mengutamakan pendidikan sebagai motor penggerak kemajuan kawasan.  

UMAM: Menuju Universitas Muhammadiyah Bertaraf ASEAN  

Dengan inisiatif ini, Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) bukan hanya menjadi representasi Muhammadiyah di Malaysia, tetapi juga berkembang menjadi pusat keilmuan yang menjangkau seluruh Asia Tenggara. Harapannya, UMAM tidak hanya dikenal sebagai universitas Muhammadiyah di Indonesia dan Malaysia, tetapi sebagai lembaga pendidikan unggulan di tingkat ASEAN.  

Upaya Dr. Saidul Amin dalam membangun jembatan akademik antarnegara bukan sekadar wacana, tetapi sebuah keniscayaan yang perlahan mulai terwujud. Dengan pendekatan diplomasi pendidikan, nilai-nilai keislaman, dan semangat persatuan, ia menempatkan UMAM dan UMRI sebagai garda depan dalam mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya.  

Semoga langkah besar ini tidak hanya memperkuat persaudaraan serumpun, tetapi juga menjadi model bagi institusi pendidikan lain dalam membangun kolaborasi lintas batas untuk kemajuan bersama.
Wallahu a'lam bish shawab


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Saad Ibrahim mengatakan da....

Suara Muhammadiyah

24 September 2024

Berita

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) secara resmi melepas mahasiswa peserta Program Mah....

Suara Muhammadiyah

5 February 2026

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah - Berdasarkan laporan dari takmir Masjid Al-Jihad Kota Banjarmasin K....

Suara Muhammadiyah

15 November 2025

Berita

SEOUL, Suara Muhammadiyah – Produk binaan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat....

Suara Muhammadiyah

29 June 2026

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Acara pelatihan Dai sekaligus menjadi rangkaian acara dalam Rapat Ke....

Suara Muhammadiyah

18 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah