BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung kembali menyelenggarakan Masa Orientasi Manajemen Mahasiswa Baru 2025 (MOMENMU) pada Kamis (22/01/2026). Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang ditujukan bagi mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2025/2026.
MOMENMU digelar di Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung. Melalui kegiatan ini, HMM UM Bandung berupaya mengenalkan dunia kemahasiswaan sekaligus membangun fondasi awal bagi mahasiswa baru dalam berproses di lingkungan organisasi.
Pada pelaksanaannya, HMM UM Bandung mengangkat tema ”Akulturasi Intelektual: Membentuk Kepemimpinan dalam Dialektika Berorganisasi.” Tema tersebut mencerminkan komitmen HMM dalam menumbuhkan kepemimpinan mahasiswa yang kritis, adaptif, dan berintegritas melalui dinamika organisasi.
Ketua Pelaksana MOMENMU Refansa Febriana Akbar menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar bersifat seremonial. Menurutnya, MOMENMU menjadi wadah bagi mahasiswa baru untuk bersosialisasi sekaligus mengembangkan pola pikir kritis sejak awal masa perkuliahan.
”Kegiatan ini bertujuan membentuk mahasiswa Program Studi Manajemen yang mampu berpikir kritis ke depannya,” ujar Refansa. Oleh karena itu, dia berharap para peserta dapat menyadari perannya sebagai aktivis kampus serta siap berkompetensi dan berkontribusi dalam organisasi kemahasiswaan.
Refansa juga menekankan pentingnya MOMENMU sebagai ruang pembentukan karakter mahasiswa. Dia berharap kegiatan ini mampu melahirkan mahasiswa yang memiliki kredibilitas, daya analisis yang kuat, dan keberanian untuk menghadirkan perubahan yang lebih progresif.
Sementara itu, Ketua HMM UM Bandung Faisal Taufiqurrohman menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas terselenggaranya MOMENMU. Dia menilai kegiatan ini menjadi salah satu upaya menjaga dan merawat budaya positif yang telah tumbuh di lingkungan Himpunan Mahasiswa Manajemen UM Bandung.
Menurut Faisal, MOMENMU telah berjalan secara konsisten selama tiga tahun terakhir sebagai bagian dari penguatan kultur himpunan dan organisasi. Kegiatan ini, lanjutnya, menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai dasar yang perlu dipahami mahasiswa sejak awal memasuki dunia perkuliahan di UM Bandung.
Dia menjelaskan bahwa peran mahasiswa sangat berbeda dengan peran ketika masih berstatus sebagai pelajar. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memahami tanggung jawab, hak, dan perannya sebagai insan akademik yang kritis dan beretika.
Lebih jauh, Faisal menekankan bahwa mahasiswa Manajemen tidak hanya dituntut memahami ilmu manajemen secara akademik, tetapi mampu mengelola sikap dan perilaku. ”Mahasiswa Manajemen UM Bandung juga harus mempelajari manajemen sikap. Sikap-sikap dasar dalam HMM perlu disadari dan ditanamkan dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Faisal berpesan agar seluruh peserta MOMENMU senantiasa menjalankan kewajiban dan haknya sebagai mahasiswa UM Bandung. Dia mengajak mahasiswa untuk terus belajar, berkembang, dan beradaptasi dengan dinamika zaman di tengah tantangan era globalisasi.*(FK)

