MUNTILAN, Suara Muhammadiyah – MTs Muhammadiyah 1 Muntilan (MTs Musamu) menyelenggarakan kegiatan Nyantri Hepy 1447 H/2026 M selama dua hari, yakni pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 117 siswa dari empat Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) se-Kecamatan Muntilan.
Kepala MTs Musamu, Sri Badriyati, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa program ini bertujuan menanamkan sekaligus memupuk keimanan anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salehah.
“Melalui kegiatan Nyantri Hepy, siswa dapat memperdalam ilmu agama sekaligus meningkatkan kualitas ibadah sehingga mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sri Badriyati.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tamanagung 2, Sugiranto, M.Pd., didampingi Kepala MTs Musamu Sri Badriyati.
Dalam sambutannya, Sugiranto menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat besar bagi para siswa.
“Kami sangat mendukung kegiatan Nyantri Hepy ini. Anak-anak dapat memanfaatkan waktu di bulan suci untuk menambah ilmu pengetahuan agama,” katanya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menghadirkan pengalaman belajar yang menyerupai kehidupan di pondok pesantren.
“Kegiatan ini menghadirkan pengalaman kehidupan seperti di pondok pesantren yang sesungguhnya. Melalui Nyantri Hepy diharapkan pemahaman agama siswa semakin meningkat sekaligus membentuk karakter santri yang baik,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi bertajuk Shalat Itu Penting, dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an dan salat Asar berjamaah. Setelah itu, para peserta mengikuti materi Akhlak Santri Hebat hingga menjelang waktu Magrib.
Usai berbuka puasa bersama dan melaksanakan salat Magrib, kegiatan dilanjutkan dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah, kemudian diakhiri dengan kegiatan Ngaji Asyik Bareng Santri.
Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Materi disampaikan dengan metode yang menarik, komunikatif, dan menyenangkan sehingga mudah dipahami serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. (NA)
