Muhammadiyah dan Kemenhut RI Teken MoU: Komitmen Bersama Kelola Hutan Secara Berkelanjutan dan Berkeadilan

Publish

22 July 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
564
Muhammadiyah

Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia (Kemenhut RI) pada Selasa (22/7)  di Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Yogyakarta. Kerjasama ini membahas terkait pemanfaatan, pengelolaan, dan pemulihan sumber daya hutan. 
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menegaskan pentingnya  pengelolaan hutan yang berpijak pada prinsip moderat.

"Pengelolaan hutan harus dilakukan dengan mengutamakan titik moderat, dan saya yakin ini merupakan kebijakan yang sekaligus menjadi titik tengah, dan jalan untuk Indonesia membangun, termasuk juga sektor kehutanan,” ungkap Haedar.

Maka dari itu, kedepan Haedar berharap bahwa pengelolaan alam merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Dengan begitu, ia mengimbau agar pemimpin dan masyarakat  bersama-sama memanfaatkan dan merawat alam dengan sebaik-baiknya.

“Negara kita ini kaya raya, kekayaan hayati kita ini luar biasa dan itu yang harus kita manfaatkan dan  kelola dengan baik. Tapi, kita juga harus memperhatikan bagaimana mengelola tanpa merusak dan melakukan pemulihan ketika ada kerusakan,” jelasnya.

Sementara Menteri Kehutanan Republik Indonesia (Menhut RI) Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa dalam pelestarian hutan akan sangat ditentukan oleh para manusia, khususnya para pimpinan-pimpinan yang memiliki kewenangan akan kebijakan.

"Kerusakan hutan sangat tergantung dalam tangan-tangan para pejabat yang menandatangani sebuah keputusan yang mempunyai implikasi bagi kebijakan di negeri ini,” ucap Menhut RI.

Menhut RI juga turut memaparkan mengenai program strategis yang sedang dijalankan oleh pihaknya. Ia menyebut berbagai program yang telah dijalankan adalah mengenai Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK), proyeksi Perhutanan Sosial, dan Karbon Trading.

Saat ini, ketiga program tersebut sedang dijalankan dan terus dikaji oleh Kemenhut RI agar menjadi program strategis yang bermanfaat bagi bangsa dan masyarakat. Maka dengan itu, ia juga turut mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk Muhammadiyah untuk terus mendukung langkah pemerintah dan bersama-sama menjaga alam agar tetap lestari.

"Semoga penandatanganan MoU ini akan bermanfaat bagi kita semua dan tentunya bagi hutan kita yang lestari,” jelas Tony. 

Dengan adanya kolaborasi ini, Muhammadiyah dan Kementerian Kehutanan RI menunjukkan komitmen bersamanya dalam hal pelestarian alam dan hutan Indonesia. Maka keduanya berharap, seluruh elemen bangsa dapat terlibat dan bertanggung jawab secara bersama-sama untuk menciptakan alam yang hijau lestari, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi masa depan.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Setiap tahunnya lebih dari 10 alumni yang melanjutkan kuliah ke lua....

Suara Muhammadiyah

31 January 2025

Berita

Kolaborasi PWA DIY Bersama Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  YOGYAKARTA....

Suara Muhammadiyah

16 November 2023

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelepasan dan pem....

Suara Muhammadiyah

19 September 2024

Berita

TUBABA, Suara Muhammadiyah - Kebanggaan besar dirasakan oleh keluarga besar SMK Muhammadiyah Tumijaj....

Suara Muhammadiyah

20 August 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kian memantapkan la....

Suara Muhammadiyah

8 January 2026