Muhammadiyah Dorong Transformasi Ekonomi Berbasis Teologi Al-Ma’un

Suara Muhammadiyah

6 February 2026

608
Ir Mohammad Zainal Fatah. Foto: Cris

Ir Mohammad Zainal Fatah. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah dalam menjalankan dakwah di bidang ekonomi, niscaya senantiasa mengarusutamakan kemaslahatan untuk umat dan masyarakat secara universal.

"Ingin mengambil manfaat yang sebaik mungkin untuk menjadi bagian dari apa yang kita persembahkan kepada Indonesia yang kita cintai," kata Mohammad Zainal Fatah saat membuka Dialog Menko Perekonomian dengan Warga Muhammadiyah, Jumat (6/2) di Hyaat Regency Yogyakarta, Tentara Pelajar, Panggung Sari, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.

Menggarisbawahi ekonomi dalam konteks Muhammadiyah, kata Zainal, bergerak dalam satu tarikan napas. Pokok pangkalnya dari semangat Teologi Al-Maun yang pengerurutannya mendasari sifat inklusivitas.

"Kami turun ke bawah menyisir pedagang-pedagang yang tumbuh berkembang, petani-petani, para guru honorer, para aktivis-aktivis, karena sesungguhnya kami diajari menjadi saudagar," jelas Plt Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Teologi Al-Maun menjadi sokongan dari lahirnya gerakan amal dan khidmat sosial Muhammadiyah untuk semua. Terlebih dikontekstualisasikan dengan ekonomi, sangat berjalin-berkelindan.

"Kita jadikan ujung tombak keberpihakan kita. Kami punya jaringan-jaringan saudagar, jaringan usaha mikro, dan lain-lain. Kami juga punya titik-titik kegiatan ekonomi di seluruh nasional," terangnya.

Bersamaan dengan itu, Zainal menekankan pentingnya aspek pendampingan yang berkelanjutan. Menurutnya, pihaknya akan terus membuka ruang seluas-luasnya dalam ekosistem agregasi.

“Inilah jalan transformasi dari aktivitas konvensional yang sebelumnya berjalan secara mandiri, menuju pertumbuhan bersama. Kita ingin besar bersama dan tumbuh bersama dalam aktivitas serta kegiatan ekonomi yang bersifat kolektif,” tegasnya, menggarisbawahi semangat ini sebagai manifestasi dari lompatan teologi Al-Maun ke teologi An-Nasr.

"Kita ingin juga menuju kepada corporate economy yang di dalamnya tentu semangat Al-Ma'un dan An-Nasr," sambungnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Kampus STIE Muhammadiyah Cilacap menyelenggarakan STIEM Fair yang diad....

Suara Muhammadiyah

19 April 2026

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Kabupaten Bantul tahun 2025 yang d....

Suara Muhammadiyah

24 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022....

Suara Muhammadiyah

24 August 2024

Berita

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Perhelatan Akbar Musyawarah Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten ....

Suara Muhammadiyah

30 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PWM DIY divisi Ambula....

Suara Muhammadiyah

24 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah