Muhammadiyah: Jangan Mudah Percaya Informasi dari Akun Anonim

Suara Muhammadiyah

11 June 2026

183
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat menjadi tantangan tersendiri bagi kehidupan sosial, ekonomi, maupun keagamaan umat Islam di Indonesia.

Di antara salah satu tantangan yang paling terasa dampaknya oleh umat Islam di Indonesia adalah adanya berita atau narasi hoaks yang disebarkan melalui media sosial oleh akun-akun anonim, maupun melalui grup di media sosial.

Oleh karena itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan berbagai edaran akan bahaya hoaks. Sebab dari narasi hoaks itu menimbulkan adu domba warganet, dan bahkan dibawa sampai ke dunia nyata.

Salah satu yang menjadi korban dari narasi hoaks adalah Muhammadiyah, di mana terdapat beberapa akun media sosial yang mengatasnamakan Muhammadiyah, namun kontennya jauh dari semangat organisasi yang berdiri tahun 1912 ini.

Merespons itu, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni meminta warganet, khususnya warga Persyarikatan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi berita, terlebih yang disebarkan oleh akun anonim melalui grup media sosial.

“Kami sangat terganggu dengan beberapa akun Facebook yang membawa nama Muhammadiyah. Kontennya meresahkan dan terkadang provokatif. Siapa pemilik akunnya tidak jelas. Aturan Facebook menyebabkan take down tidak mudah,” kata syafiq ketika diminta keterangan pada Kamis (11/6).

Terlebih untuk menarik engagement tinggi pengguna media sosial, narasi konten yang diproduksi juga kerap berisi adu domba. Bahkan di beberapa grup media sosial mengatasnamakan Muhammadiyah, namun isinya justru tidak sesuai marwah organisasi.

Oleh karena itu, bagi warganet – lebih-lebih warga Muhammadiyah untuk memperkuat lagi literasi digital, dan pengetahuan tentang Kemuhammadiyahan, sehingga memiliki benteng dan filtrasi ketika menerima informasi.

“Bagi yang mengenal Muhammadiyah, konten ini (adu domba) tersebut dengan mudah tertolak dengan sendirinya. Tarjih tidak punya karakter adu domba,” ungkapnya.

Syafiq curiga, munculnya akun anonim bahkan grup di media sosial yang menggunakan nama Muhammadiyah menjadi kontraproduktif dengan semangat yang ingin disebarkan Muhammadiyah. Jika demikian, besar kemungkinan akun maupun grup tersebut dibuat untuk mengganggu citra Muhammadiyah.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Klaten men....

Suara Muhammadiyah

25 April 2024

Berita

RIAU, Suara Muhammadiyah - Ponpes Ahmad Dahlan berhasil membawa pulang piala bergilir Kwartir Wilaya....

Suara Muhammadiyah

11 November 2024

Berita

SALATIGA, Suara Muhammadiyah - Perguruan tinggi sebagai pusat pendidikan berperan untuk memberikan k....

Suara Muhammadiyah

28 June 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Program Studi Kriya Tekstil dan Fashion Universitas Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

25 June 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen program studi Psikologi Universitas Muhammadiyah (UM) Band....

Suara Muhammadiyah

11 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah