YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah melangsungkan Silaturahmi Idul Fitri 1447 H pada Kamis (26/3) di Aula Kantor PP Muhammadiyah Cik Ditiro Yogyakarta.
Dalam suasana bulan Syawal, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengucapkan, Taqaballahu minna wa Minkum. Minal aidin wal faizin. "Mohon maaf lahir dan batin," ucapnya.
Mu'ti juga menyingkap, banyak pihak yang memberikan apresiasi kepada Muhammadiyah. Lebih-lebih menyangkut almanak, KHGT (Kalender Hijriah Global Tunggal). "Muhammadiyah sudah going global," katanya.
Dengan adanya KHGT, ungkap Mu'ti, Muhammadiyah semakin populer dan dikenal di kancah nasional, bahkan internasional.
"Muhammadiyah itu sukses mengenalkan KHGT dalam waktu singkat," bebernya, bahkan hal demikian sudah menjadi wacana publik. "Itu luar biasa," singkapnya.
Di samping itu, Muhammadiyah juga menunjukkan hal distingtif dengan yang lainnya. Disebutnya, bahwa Muhammadiyah itu sangat nasionalis.
"Halal bihalal pakai Indonesia Raya. Mana ada di acara mana pun halal bihalal pakai Indonesia Raya? Itu itu hanya di Muhammadiyah saja itu," bongkarnya.
Demikian pula, telah memperkenalkan kata Halal Bi Halal sejak tahun 1924. Yang ditemukan di Majalah Suara Muhammadiyah edisi 1 Syawal 1344; "Alal Bahalal." Baru kemudian, tahun 1926, majalah tertua di Indonesia ini menggunakan kata Halal Bi Halal.
"Saya kira ini bukti bagaimana Muhammadiyah itu luar biasa, sering "out of the box, memberikan solusi atas berbagai macam persoalan," tegasnya. (Cris)
