Muhammadiyah sebagai Suluh Teladan dalam Gerakan Hidup Sehat Nasional

Suara Muhammadiyah

9 November 2025

737
Ir Budi Gunadi Sadikin, SSi., CHFC., CLU . Foto: Abyan

Ir Budi Gunadi Sadikin, SSi., CHFC., CLU . Foto: Abyan

SIDOARJO, Suara Muhammadiyah - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan Ceramah Kesehatan dalam kegiatan Konsolidasi Nasional Majelis Kesehatan ‘Aisyiyah Batch 7 di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Ahad (9/11).

Budi mengapresiasi kiprah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang sejak awal pendiriannya sudah menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai poros dakwah dan pengabdian umat secara luas.

“Apa yang saya pikirkan sekarang sudah dilakukan oleh pendiri Muhammadiyah, Kiai Ahmad Dahlan, sejak tahun 1912. Beliau sudah paham bahwa bangsa yang kuat adalah bangsa yang sehat dan cerdas. Jadi kalau nanti kita gagal mencapai Indonesia Emas, itu artinya kita tidak meneruskan cita-cita beliau,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Budi juga menekankan pentingnya pergeseran paradigma dari mengobati orang sakit menuju menjaga agar masyarakat tetap sehat. Ia menyebut, saat ini sebagian besar anggaran kesehatan nasional masih terserap untuk pelayanan kuratif di rumah sakit, padahal yang lebih penting adalah upaya promotif dan preventif.

“Tugas Kementerian Kesehatan bukan hanya mengurus rumah sakit, tapi menjaga masyarakat agar tidak sakit. Promotif dan preventif harus diperkuat. Kalau masyarakatnya sehat, biaya kesehatan bisa ditekan dan produktivitas meningkat,” terangnya.

Karena itu, ia mengajak ‘Aisyiyah untuk terus memperbanyak klinik-klinik kesehatan berbasis komunitas, terutama yang berfokus pada edukasi hidup sehat, pemeriksaan dini, dan pencegahan penyakit tidak menular.

“Klinik ‘Aisyiyah punya peran besar untuk mendidik masyarakat hidup sehat. Cek kesehatan rutin, edukasi gizi, pengendalian tekanan darah, dan kampanye anti-gula atau kolesterol harus terus digalakkan,” bebernya.

Bersamaan dengan itu, Budi juga mengajak warga bangsa khususnya warga Muhammadiyah untuk menjadi teladan dalam menjaga kesehatan. Ia bahkan mengusulkan agar ormas Islam berkemajuan menjadi contoh nasional dalam gerakan hidup sehat.

“Kalau masyarakatnya sehat dan cerdas, maka Indonesia akan kuat dan maju. Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah telah menunjukkan jalan itu sejak lama,” tandasnya. (Adam/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fajar Ramadhan, desainer jersey sepakbola nasional dan internasiona....

Suara Muhammadiyah

14 February 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dunia pendidikan Indonesia memasuki fase baru melalui program Digitali....

Suara Muhammadiyah

17 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) resmi menjalin kerja....

Suara Muhammadiyah

11 November 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Empat mahasiswa dari Program Studi Teknik Laboratorium Medik (....

Suara Muhammadiyah

29 September 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Penguatan ideologi Muhammadiyah menjadi amat substansial. Hal....

Suara Muhammadiyah

15 July 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah