JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Saad Ibrahim menerima kunjungan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Selasa (13/1) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Menteng Raya, Jakarta Pusat.
Kunjungan ini sebagai jalinan silaturahmi antara DPP LDII dengan PP Muhammadiyah. Demikian penuturan Chriswanto Santosa. “Supaya diperbangun agar lebih baik,” katanya, menekankan elan vitalnya berimplikasi pada persoalan umat dan bangsa.
“Sebagai sesama muslim, yang sama-sama punya tanggung jawab dalam membangun bangsa dan negara,” tutur Ketua Umum DPP LDII tersebut.
Menguatkan ada orientasi yang ingin dikerja samakan dalam beberapa bidang pada momen silaturahmi itu. “Yang memberikan kemaslahatan,” sambungnya.
Program kebangsaan, sekolah virtual dan tadarus kebangsaan, menjadi fokus utamanya. “Di samping, akan melaksanakan musyawarah nasional pada April mendatang,” lanjutnya.
Di saat yang sama, Chriswanto menilai Muhammadiyah sebagai organisasi Islam banyak memberikan inspirasi yang mencerahkan. “Ingin banyak belajar dengan Muhammdiyah syang berperan besar sebagai pendiri negara,” ungkapnya.
Lebih-lebih di bidang sosial. “Di bidang pengelolaan aset, pendidikan, rumah sakit, kita banyak belajar,” bebernya. Bahkan, secara gambang, ia ingin meniru dengan Muhammadiyah.
“Banyak kesamaan, memperdalam untuk belajar bersama,” ujarnya, yang harapannya ingin seperti Muhammadiyah.
“Ingin kita punya rumah sakit, pendidikan yang banyak, sehingga bisa saling mengisi,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Saad mengucapkan terima kasih atas kunjungan DPP LDII ke Gedung Dakwah Muhammadiyah Jakarta. Menurut Saad, kunjungan ini merupakan yang kedua dilakukan.
"Kita saling belajar, kita saling apa itu melihat sisi-sisi positif dari masing-masing, lalu kemudian itu kita gunakan untuk kekuatan kita bersama," jelasnya.
Saad juga menekankan pentingnya kolaborasi. Hal ini memperkuat orientasi kunjungan tersebut, yang outputnya memperkuat hubungan kekeluargaan, sehingga dapat memuluskan jejak langkah kiprah dakwah di lapangan kehidupan.
"Dengan saling sinergi begini, saling membangun hubungan batin satu sama lain dengan baik, maka insyaallah kita akan lebih dikuatkan," kata Saad.
Pada saat yang sama, sinergi antara kedua belah pihak bobot muatannya berupa konteks umat, kebangsaan, dan universal. "Nanti kita akan tindak lanjuti dengan kerja sama yang konkret," bebernya.
Di samping itu, Saad juga mengharapkan Munas DPP LDII 2026 berjalan sukses dan lancar. Juga menghasilkan keputusan relevan bagi kehidupan umat dan bangsa.
"Insyaallah akan dimudahkan oleh Allah, diberikan pertolongan dan sukses ya. Dan kesuksesan itu termasuk juga seluruh kebaikan-kebaikan yang pernah dilakukan," tandasnya. (Cris)

