Muhammadiyah Tingkatkan Diplomasi dan SDM untuk Peran Global

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
97
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah kini bukan lagi sekadar organisasi lokal; organisasi Islam terkemuka di Indonesia ini telah menjelma menjadi gerakan global yang aktif di kancah internasional.

Demikian sekelumit yang disampaikan Syafiq A Mughni, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam agenda Muhammadiyah Diplomacy Training (MDT) yang diselenggarakan oleh Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Sabtu (6/6).

“Perluasan jaringan dan agenda internasional menjadi respon strategis terhadap tuntutan zaman, di mana organisasi dituntut tidak hanya kuat di dalam negeri tetapi juga mampu berkiprah nyata di berbagai belahan dunia,” terangnya.

Syafiq menegaskan, proses internasionalisasi Muhammadiyah mengalami perkembangan yang pesat. “Berawal dari Yogyakarta, gerakan ini meluas ke seluruh Indonesia dan kini merambah dunia. Runtuhnya batas-batas geografis melalui kemajuan komunikasi menuntut Muhammadiyah menggeser paradigma dari lokal ke global,” ujarnya.

Syafiq juga memaparkan tiga area fokus utama (areas of concern) yang menjadi isu krusial dalam strategi internasional Muhammadiyah. Pertama, Persoalan umat, di mana pemberian perhatian terhadap kondisi serta kemajuan umat Islam, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di negara-negara lain.

Kedua, Isu kebangsaan: pembahasan kepentingan bangsa yang perlu diperjuangkan di forum internasional meski terkait batas teritorial. Dan ketiga, Kemanusiaan universal. “Perhatian terhadap masalah kemanusiaan yang terjadi di seluruh dunia,” tuturnya.

“Langkah internasionalisasi ini didorong oleh tantangan global dan ekspektasi tinggi dari komunitas internasional,” terangnya.

Syafiq menambahkan, Muhammadiyah telah diakui dunia sebagai salah satu organisasi keagamaan terbesar yang sukses membangun serta mengembangkan sektor pendidikan dan kesehatan.

“Modal sosial dan reputasi yang kuat menjadi fondasi bagi Muhammadiyah untuk memperluas kemaslahatan dan mempromosikan perdamaian di ranah global,” tegasnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Muhammadiyah mengembangkan beragam inisiatif, termasuk pembentukan organisasi saudari (sister organizations) di berbagai negara, pendirian sekolah, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Hingga kini, jaringan internasional Muhammadiyah melalui Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) hadir di lebih dari 30 negara dan berperan sebagai aktor kunci dalam pelaksanaan program-program global organisasi.

“Muhammadiyah menekankan pentingnya kemampuan berbahasa asing, pengetahuan luas, serta keterampilan diplomasi untuk memastikan komunikasi efektif dengan masyarakat internasional dan menguatkan posisi organisasi di panggung dunia,” imbuh Syafiq.

Sebagai gerakan Islam yang bergerak dalam dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan tajdid, Muhammadiyah tetap mempertahankan aktivitasnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial dengan tujuan mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

“Dengan langkah internasionalisasi yang semakin terstruktur, Muhammadiyah terus berupaya menjawab tantangan global sekaligus memperluas manfaatnya bagi umat di tingkat internasional,” tandasnya. (Nadri/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MOJOKERTO, Suara Muhammadiyah - SMK Mutia terus  berkomitmen  dalam mengedukasi dan menari....

Suara Muhammadiyah

16 May 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – SD Muhammadiyah Condongcatur kembali menggelar upacara pelantikan....

Suara Muhammadiyah

9 September 2023

Berita

BANJARNEGARA, Suara Muhammadiyah — Dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan di sekolah, S....

Suara Muhammadiyah

29 October 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Program 'Bilik Literasi Rabu Krama' dari tim Program Kreativitas Mahasisw....

Suara Muhammadiyah

20 September 2023

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Career Develo....

Suara Muhammadiyah

24 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah