Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan Sekolah Parenting Berbasis 'Family Learning Center'

Suara Muhammadiyah

27 October 2023

2040
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Keluarga bagi Nasyiatul Aisyiyah merupakan lambang kesatuan gerak dari elemen sosial terkecil  dalam kehidupan, di mana keluarga juga memiliki peran sentral sebagai kekuatan  pendidikan, ekonomi, sosial dan juga agama. Nasyiatul Aisyiyah menyiapkan sebuah wadah bagi orang tua untuk terus belajar dan bertumbuh untuk menyiapkan generasi yang lebih baik.

Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah menggelar pembukaan “Pilot Project Sekolah Parenting Nasyiatul Aisyiyah Berbasis Family Learning Center” yang dilaksanakan secara luring di Jakarta dan juga juga daring melalui Zoom. Program ini merupakan kolaborasi Departemen Pendidikan PPNA dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Kegitan ini berlangsung selama 3 hari, Jumat-Minggu, 27-28 Oktober 2023 dan juga diikuti oleh seluruh pimpinan wilayah Nasyiatul Aisyiyah se-Indonesia

Eko Novi Ariyanti Rahayu Damayanti, Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Kemen PPPA,  memberikan apresiasi yang tinggi dan mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah atas semua kegiatan kolaborasi yang sudah dijalankan oleh PPNA

“Berbicara tentang keluarga, kita tidak akan bisa lepas dari konteks pengasuhan, karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat dan di dalamnya ada konsep-konsep terkait pengasuhan,” jelas Eko Novi.

“Keluarga menjadi tempat yang utama dan pertama bagi anak untuk tumbuh dan berkembang.  Di dalam keluarga juga diajarkan nilai-nilai agama, nilai hidup atau nilai kasih sayang yang diberikan secara langsung oleh orang tua. Jadi keluarga memiliki peran penting dalam penguatan SDM,” tambahnya.

Ariati Dina Puspitasari, Ketua Umum  Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah menyatakan bahwa parenting di Nasyiatul Aisyiyah yang berbasis FLC (Family Learning Center) tidak hanya hanya menjadi tugas ibu.

“Anggota keluarga juga mempunyai peran penting dalam pola pengasuhan anak sehingga harus mempunyai visi yang sama dalam mewujudkan pengasuhan yang baik,” jelas Ariati.

“Sekolah Parenting yang berkerjasama dengan Kemen PPPA bertujuan untuk mensinergikan konsep pangasuhan dalam keluarga yang menjadi concern PPNA untuk mencapai visi pengasuhan yang berbasis FLC (Family Learning Center),” tambah Ariati Dina Puspitasari.

Pilot Project Sekolah Parenting yang dilaksanakan di bawah Departemen Pendidikan PPNA, menjadi salah satu program unggulan dalam departemen. Risni Julaeni selaku Ketua Bidang Departemen Pendidikan dan Penelitian menyatakan bahwasannya program ini bisa dijadikan sebagai percontohan dalam pengaplikasian modul sehingga pada saat diimplementasikan oleh wilayah, daerah, hingga ranting modul sekolah parenting berbasis FLC (Family Learning Center) ini sudah layak dan melalui pelatihan yang terstandar.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Perpustakaan merupakan salah satu unit kerja yang sangat penting bagi....

Suara Muhammadiyah

21 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pelantikan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) SD Muhammadiyah Condongca....

Suara Muhammadiyah

31 August 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Upaya mengokohkan peran strategis Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa ....

Suara Muhammadiyah

5 November 2023

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 49 lokasi penyelenggaraan shalat Idul Fitri 1446 H telah dis....

Suara Muhammadiyah

29 March 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UM Bandung Dr I....

Suara Muhammadiyah

27 September 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah