YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah Deni Asy’ari mengunjungi pelbagai unit usaha yang dijalankan, Senin (24/2).
Kunjungan ini untuk memastikan seluruh cakupan kebutuhan pokok masyarakat selama bulan Ramadhan tersedia dengan aman.
Pertama, Deni mengunjungi Logmart Pusat. Lokasinya ada di Jalan Ahmad Dahlan (depan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta). Ia memantau ketersediaan stok barang berjalan sesuai kebutuhan. Terlebih-lebih lagi, dalam penyediaan parcel Ramadhan.
“Ini sebagai bentuk komitmen kami menjaga kualitas dan kepercayaan pelanggan,” kata Deni.
Keberadaan Logmart yang salah satu visi utamanya mengkonsolidasikan hilir bisnis untuk memutus mata rantai hulu seta membangun kemandirian dan pemberdayaan ekonomi umat, berkomitmen mendukung kebutuhan Ramadhan dengan kualitas yang terjaga dengan baik.
“Koordinasi lapangan menjadi kunci agar seluruh kebutuhan parcel Ramadhan dapat terpenuhi tepat waktu,” tuturnya.

Kedua, Deni mengunjungi Toko Suara Muhammadiyah. Deni meninjau ekosistem toko selama bulan Ramadhan. Dan ia memastikan, seluruh produk tersedia dengan lengkap untuk memnuhi kebutuhan warga Persyarikatan, dalam memeriahkan Ramadhan, juga menyambut Idulfitri.
“Salah satu pemesanan yang tengah disiapkan yaitu pemesanan dari Arab Saudi, Batik Eksklusif Zam Zam Tower,” tambahnya.
Dikemukakan Deni, produk best seller selama bulan Ramadhan di Toko Suara Muhammadiyah yakni SarungMu. Lain sisi, ada juga produk baru lainnya seperti Sarung Motif Batik. “Yang nyaman saat dipakai beribadah,” ucapnya.

Ketiga, Deni mengunjungi Gudang BulogMu. Saat ini, BulogMu tengah menyiapkan ribuan parcel Ramadhan dan siap didistribusikan ke beberapa wilayah.
“BulogMu dipastikan siap mendukung distribusi parcel Ramadhan secara optimal. Kesiapan bahan menjadi fondasi utama kelancaran pendistribusian parcel Ramadhan,” jelasnya.

Keempat, Deni meninjau progres pembangunan Homestay SM – Minang Inn Malioboro. Diproyeksikan pembangunan akan selesai dan siap beroperasi saat libur Idulfitri nanti.
“Langkah ini untuk memastikan kesiapan, kualitas, dan kebermanfaatan benar-benar dirasakan bagi umat dan masyarakat,” tukasnya. (Cris)

