PCA Kasela Lawan KDRT dan Perkuat Kaderisasi Progresif

Publish

4 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
586
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KENDAL, Suara Muhammadiyah – Komitmen Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kaliwungu Selatan (Kasela) dalam menguatkan peran perempuan kembali dibuktikan lewat penyelenggaraan Sarasehan Hukum dan Keorganisasian, Ahad (3/8/2025), di MI Muhammadiyah Plantaran.

Mengusung tema “Penghapusan KDRT Perspektif UU No. 23 Tahun 2004 dan Kaderisasi Ortom Nasyiatul Aisyiyah”, kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi kader muda Muhammadiyah untuk memperdalam pemahaman hukum sekaligus memperkuat semangat berorganisasi secara progresif dan solutif.

Sarasehan ini merupakan hasil sinergi lintas majelis—yakni Majelis Hukum dan HAM, Majelis Pembinaan Kader PCA Kasela, serta Majelis Pembina Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PCM Kasela—dengan dukungan penuh dari PCM Kaliwungu Selatan.

Ketua PCM Kaliwungu Selatan, H. Dodi Mohammad Imaduddin, S.H., M.H., tampil sebagai narasumber utama dengan paparan mendalam mengenai akar masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Menurutnya, KDRT tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan tumbuh dari akumulasi berbagai faktor sosial dan ekonomi.

“KDRT bisa muncul karena tekanan ekonomi, rendahnya pendidikan, lemahnya kontrol sosial, hingga pengaruh teknologi yang tak terawasi,” jelas Dodi, yang juga menjabat Sekretaris LBH dan Advokasi Publik PDM Kendal.

Ia menyoroti pula pergeseran budaya dan nilai-nilai keluarga yang kian longgar akibat minimnya pendampingan orang tua, serta meningkatnya kasus penelantaran anak karena buruh migran.

“Memahami penyebab adalah langkah awal pencegahan. Jangan sampai kekerasan hadir justru di dalam rumah kita sendiri,” tegasnya.

Lebih dari sekadar diskusi hukum, Dodi juga menekankan pentingnya kaderisasi berbasis nilai dan karakter. “Kaderisasi itu bukan hanya soal struktur, tapi juga jiwa dan kesadaran sosial,” ujarnya.

Inspirasi dari Mbak Rina: Dari Kampung Kecil ke Forum ASEAN

Semangat peserta semakin terpacu saat Ketua PDNA Kendal, Alif Khoirotun Ulfa, S.Pd.I, membawakan kisah inspiratif “Dari Dapur ke Mimbar Dunia.” Cerita ini berkisah tentang Mbak Rina, seorang ibu rumah tangga dari desa kecil yang semula minder berbicara di forum RT, tapi akhirnya tampil di forum internasional ASEAN Women Summit melalui proses panjang berorganisasi di Nasyiatul Aisyiyah.

“Saya bukan siapa-siapa. Tapi organisasi membuat saya menjadi seseorang yang bisa bermanfaat,” kisah Mbak Rina yang disampaikan Ulfa.

Ulfa menegaskan bahwa organisasi adalah ruang untuk tumbuh, belajar dari kegagalan, dan menemukan panggilan sosial.

“Perempuan hebat tidak hanya membangun mimpi untuk dirinya sendiri, tapi juga membuka jalan bagi perempuan lain untuk bermimpi,” tandasnya.

Ulfa juga mengajak para kader muda Aisyiyah untuk menjadikan organisasi bukan sebagai ajang jabatan, tetapi medan pengabdian dan pembelajaran sosial.

Ketua PCA Kaliwungu Selatan, Muzaro’ah, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk integrasi program kerja antar-majelis demi menciptakan dampak yang lebih besar.

“Meski narasumbernya berbeda, esensinya tetap satu: membangun keluarga yang adil dan kader yang tangguh,” tegasnya.

Sarasehan ini, lanjut Muzaro’ah, bukan hanya menjadi ruang diskusi hukum dan organisasi, tapi juga tempat refleksi tentang peran, hak, dan kewajiban dalam rumah tangga. Pemahaman inilah yang menurutnya menjadi pondasi utama dalam mencegah kekerasan domestik.

Dengan antusiasme peserta dan kedalaman materi yang disampaikan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa Aisyiyah bukan hanya menjaga dapur umat, tetapi juga menyalakan api perubahan dari dalam rumah hingga ke forum dunia. (fur)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Memasuki usianya yang ke-57, Sekolah Prestasi SD Muhammadiyah 11....

Suara Muhammadiyah

11 January 2025

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah – Ternyata ada tiga macam dalam Al-Quran yang masuk istllah bullying.....

Suara Muhammadiyah

6 October 2023

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 33 Mahasiswa resmi dinyatakan lulus dalam agenda yudisi....

Suara Muhammadiyah

25 October 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Jakarta menjadi tuan rumah Halal Bi Hal....

Suara Muhammadiyah

19 April 2025

Berita

Cerita dari Timur Indonesia dalam Pendampingan Akreditasi Khairunnaas anfa’uhum linnaas (seba....

Suara Muhammadiyah

15 August 2024