PDM Aceh Barat Daya Gelar Halal Bihalal

Suara Muhammadiyah

22 April 2025

1299
Foto Istimewa

Foto Istimewa

ACEH BARAT DAYA, Suara Muhammadiyah - Pengajian dan Halal Bihalal yang digelar oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Barat Daya di Gedung Dakwah Muhammadiyah Masjid At-Taqwa Blang Pidie, Minggu (20/4) diikuti oleh seluruh warga Muhammadiyah Aceh Barat Daya dan Ortom. Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safararuddin, SSos, MSP, turut menghadiri acara teersebut.

Selain itu juga turut hadir anggota DPRK Abdya Zulkarnaini, SE, dan Zulkifli Ali. Dan menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Abrar Zym sebagai penceramah.

Safar menegaskan bahwa dirinya merupakan kader yang lahir dan besar dari rahim Muhammadiyah. “Saya merupakan kader biologis dan Ideologis Muhammadiyah dan saya pernah menjabat Ketua IRM Kabupaten Aceh Selatan ketika sebelum berpisah menjadi Aceh Barat Daya” ungkapnya.

Safar mengaku masih hafal wajah-wajah warga Muhammadiyah yang militan mendukungnya. Selain itu, Ia meminta agar kader dan aktivis muda Muhammadiyah tidak memandangnya sebagai orang luar, melainkan bagian dari keluarga sendiri.

“Jadi kalau ada uneg-uneg, jangan langsung main demo. Temui saya, sampaikan, kita diskusikan,” lanjutnya. 

Ia juga mengajak Muhammadiyah Abdya ikut bersinergi dengan beberapa program yang digagas di era kepemimpinannya. Bahkan dalam sambutannya, Safar tiga kali menegaskan dirinya merupakan kader Muhammadiyah.

Karena sebagai kader dan pernah bergelut dalam dunia aktivis, Safar tidak asing dengan dunia pergerakan dan advokasi. Bahkan ia pernah memobilisasi demo besar di Abdya, hingga 10 ribu massa.

“Sepertinya belum ada lagi demo sebesar itu di Abdya,” tandasnya.

Ketua Umum PDM Abdya Nazli Hasan mengapresiasi kehadiran Bupati Abdya di acara Halal Bihalal yang bertajuk “Melestarikan Nilai-nilai Ramadhan dan Halal Bihalal”.

“Sebuah kebanggaan bagi kita, karena Safar adalah Bupati Abdya pertama yang lahir dari rahim Muhammadiyah,” ujarnya.

Nazli juga menitipkan beberapa harapan Muhammadiyah Abdya kepada Safar. Di antaranya status tanah milik Pemkab Abdya seluas lima hektar, lokasi berdirinya Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

“Kita berharap agar Pemkab Abdya melalui Bupati berkenan menghibahkan tanah tersebut untuk Muhammadiyah. Karena masa pakainya habis tahun 2026 mendatang,” harapnya. (Anhar/m)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka memperingati Hari Difabel Dunia, Pimpinan Wilayah Nasyiatu....

Suara Muhammadiyah

9 December 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rektor sekaligus Guru Besar Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jaka....

Suara Muhammadiyah

21 February 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah – Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah Solo ....

Suara Muhammadiyah

23 January 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di tengah arus deras globalisasi, infiltrasi nilai-nilai asing, s....

Suara Muhammadiyah

20 June 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Majelis PAUD, Dasar dan Menengah Pimpinan Wilayah (PW) ‘Ai....

Suara Muhammadiyah

1 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah