Pemilu 2024, Ini Pernyataan Pers PP Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

14 February 2024

2239
Surat Pernyataan Pers Pimpinan Pusat Muhammadiyah Terkait Pemilu 2024

Surat Pernyataan Pers Pimpinan Pusat Muhammadiyah Terkait Pemilu 2024

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang digelar serentak mulai Rabu (14/2) hari ini telah usai. Seluruh warga masyarakat yang memiliki hak suara bertumpah ruah memenuhi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Tahun ini, setidaknya sebanyak 204.807.222 warga masyarakat seluruh Indonesia memilih Presiden, Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Terkait hal tersebut, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan Pernyataan Pers Nomor: 001/PER/I.0/A/2024 tentang Pelaksanaan Pemilu 2024. Pernyataan ini resmi dikeluarkan pada Rabu (14/2) dan ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir, MSi dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Dr H Abdul Mu'ti, MEd. Setidaknya ada 5 poin yang disampaikan.

1. Mengapresiasi masyarakat yang telah berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab dan tertib di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).

2. Mengapresiasi komisi pemilihan umum (KPU) dan semua penyelenggara pemilu mulai dari tingkat pusat sampai tingkat TPS, para aparat keamanan, dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan pemilu sehingga berlangsung aman, tertib, dan lancar mulai dari proses pemungutan hingga penghitungan suara.

3. Mengimbau semua pihak, khususnya partai politik dan para calon anggota legislatif, serta para calon presiden-wakil presiden dan para pendukungnya, agar bersabar menanti hasil akhir pemilu yang akan disampaikan secara resmi oleh KPU. Semua pihak hendaknya tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hasil pemilu berdasarkan Quick  Count yang disampaikan oleh lembaga-lembaga survei. 

4. Semua pihak hendaknya tetap menjaga situasi yang kondusif dengan tetap menjaga sikap saling menghormati dan tenggang rasa. Kepada pasangan capres-cawapres yang menang dan para pendukungnya hendaknya tidak jumawa dan euforia yang berlebihan. Bagi yang kalah hendaknya berjiwa besar dan legawa menerima hasil pemilu. 

5. Apabila ada pihak-pihak yang berkeberatan dengan hasil pemilu hendaknya menyelesaikan melalui jalur Mahkamah Konstitusi dan tidak menempuh cara-cara pengerahan massa yang berpotensi memicu kekerasan   dan konflik horizontal.

"Semoga Allah subhanahu wataala, Tuhan Yang Maha Esa, memberikan rahmat dan pertolongan kepada bangsa Indonesia sehingga tetap bersatu, berdaulat, dan maju," tutup pernyataan tersebut. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PONTIANAK, Suara Muhammadiyah - Berseragam nasional 'Aisyiyah dan berjibab kuning ibu-ibu pimpinan W....

Suara Muhammadiyah

19 May 2024

Berita

MEKKAH, Suara Muhammadiyah - Kerajaan Arab Saudi mengundang 250 orang tokoh agama dari seluruh Negar....

Suara Muhammadiyah

12 January 2024

Berita

Merawat Identitas dan Menyatukan Komunitas: Peran Surau di Tanah Rantau - Sydney Australia Oleh Nov....

Suara Muhammadiyah

18 January 2025

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Ramadhan telah memasuki hari ke-11. Namun, apa yang telah kita kerjakan ....

Suara Muhammadiyah

1 March 2026

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 1.500 dhuafa serta 200 anak yatim se-Provinsi Riau me....

Suara Muhammadiyah

3 April 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah