Pemilu IPM, Tanamkan Nilai Demokrasi di Sekolah

Suara Muhammadiyah

6 February 2025

1736
Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menyampaikan visi misinya sebagai calon ketua IPM dihadapan guru dan kepala sekolah (5/2).

Siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menyampaikan visi misinya sebagai calon ketua IPM dihadapan guru dan kepala sekolah (5/2).

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menggelar pemilihan umum (pemilu) ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2025-2026 pada Rabu (5/2/2025). Sebanyak 375 siswa dari kelas 7, 8, dan 9 berpartisipasi dalam pemilihan yang berlangsung secara demokratis dan inovatif dengan sistem digital.

Kepala SMP Muhammadiyah PK, Muhdiyatmoko, M.Pd., mengapresiasi penyelenggaraan pemilu ini sebagai bentuk pendidikan demokrasi bagi siswa.
"Hari ini SMP Muhammadiyah PK mengadakan pemilihan ketua IPM. Ketua yang terpilih nantinya akan menjadi lokomotif yang mampu menggerakkan organisasi, memberikan motivasi, serta mendukung program-program sekolah," ujar Muhdiyatmoko.

Proses pemilu dimulai dengan orasi besar dari para kandidat ketua IPM di hadapan ratusan siswa. Orasi tersebut bertujuan untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja yang akan dijalankan. Para kandidat juga diuji oleh panelis yang terdiri atas kepala sekolah, guru kesiswaan, dan perwakilan guru lainnya.

Salah satu inovasi dalam pemilu IPM tahun ini adalah penggunaan sistem digital dalam proses pemungutan suara. Para siswa secara bergantian memberikan hak pilihnya melalui aplikasi pemungutan suara yang disiapkan panitia. Setelah memilih, mereka mencelupkan jari ke dalam tinta sebagai bukti partisipasi.

Ketua Umum IPM periode 2024-2025, Aisyafira Adityant Fairuz, menjelaskan bahwa tahapan pemilu telah dirancang secara sistematis. Prosesnya dimulai dari pendaftaran calon, seleksi wawancara, penyampaian pernyataan kesanggupan, hingga tahap akhir berupa orasi dan debat kandidat.

"Kami berharap kepemimpinan IPM periode selanjutnya bisa lebih baik, melaksanakan program kerja dengan tanggung jawab, serta menciptakan sinergi yang kuat antara pengurus dan anggota," ungkap Aisyafira.

Dengan terselenggaranya pemilu ini, SMP Muhammadiyah PK tidak hanya melatih siswa untuk berorganisasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini. Harapannya, pemimpin IPM yang terpilih mampu membawa organisasi lebih maju dan berkontribusi positif bagi sekolah. (diko/aryanto)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Setelah sebulan penuh berpuasa, muslim merayakan Idul Fitri p....

Suara Muhammadiyah

19 March 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

28 April 2026

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - 688 Siswa mengikuti kegiatan Ceria Pandu Athfal Kepanduan Hizbul Wathan....

Suara Muhammadiyah

15 April 2025

Berita

PONTIANAK, Suara Muhammadiyah - Belum berubahnya cara pandang warga Muhammadiyah terhadap keberadaan....

Suara Muhammadiyah

10 October 2024

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah -  Setiap musibah memang tidak bisa ditebak kehadirannya. Sepe....

Suara Muhammadiyah

21 September 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah