Pendidikan untuk Semua: Peran IMM dalam Kebijakan dan Akses Pendidikan

Publish

28 June 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
806
Arif Jamali Muis (Sekretaris PWM DIY) menerima plakat sebagai pemateri dalam DAM BSKM 2025

Arif Jamali Muis (Sekretaris PWM DIY) menerima plakat sebagai pemateri dalam DAM BSKM 2025

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bulaksumur Karangmalang (BSKM) menggelar acara Darul Arqom Madya (DAM) yang diselenggarakan di Youth Center Yogyakarta, Kabupaten Sleman pada 25-29 Juni 2025. Acara ini diselenggarakan secara nasional dan diikuti oleh 25 peserta dari berbagai wilayah, meliputi Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta.

Berdasarkan buku Sistem Perkaderan IMM, DAM merupakan perkaderan utama tingkat madya yang berfungsi untuk meningkatkan wawasan dan kecakapan memimpin serta pimpinan tingkat Cabang dan Daerah. 

DAM IMM BSKM 2025 dibuka pada Rabu, 25 Juni 2025 dengan sambutan dari ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM DIY, Muhammad Taufiq Firdaus. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan dengan Studium Generale (SG) bertajuk “Pendidikan untuk Semua: Peran IMM dalam Kebijakan dan Akses Pendidikan” yang diisi oleh Wakil Sekretaris 1 Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, Abdullah Mukti, dan M. Nur Rizal, Dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknik Informatika (DTETI) UGM, sekaligus Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM). 

Ketua panitia DAM, Muammar Hussainy, menyampaikan bahwa tema “Pendidikan Untuk Semua” diambil dengan tujuan agar kader IMM dapat mengambil peran dalam memberikan solusi terhadap permasalahan pendidikan di Indonesia. “Kami ingin agar kader IMM memahami kondisi permasalahan pendidikan di Indonesia, seperti kebijakan yang kurang berpihak pada siswa, kualitas pendidikan yang rendah, dan juga akses pendidikan yang tidak merata. Harapannya kader bisa menempatkan peran mereka dalam permaslahan ini,” jelas Muammar.

Terdapat delapan materi yang akan disampaikan dalam DAM ini, antara lain “Islam dan Hakikat Pendidikan” yang disampaikan oleh Anton Ismunanton, “Pendidikan Inklusif dan Keadilan Gender” oleh Wilda Kumala Sari, “⁠IMM dan Gerakan Intelektual Profetik” oleh M Fajrus Shodiq, “⁠Ketimpangan Pendidikan dan Sistem Kebijakan Nasional” oleh Arif Jamali Muis, “⁠Muhammadiyah dan Akar Pendidikan Pencerahan” oleh M. Aziz, “⁠Yogyakarta dan Predikat Kota Pelajar: Antara Realitas dan Ilusi” oleh Farid Setiawan, dan “Strategi Gerakan dan Pengorganisasian Isu Pendidikan” oleh Azhar. (Annaila Syafa Azzahra)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung....

Suara Muhammadiyah

12 July 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ada banyak cara dalam memakmurkan masjid. Bagi H. Sodik Mah....

Suara Muhammadiyah

26 December 2023

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menyampaikan ....

Suara Muhammadiyah

22 October 2023

Berita

LAMPUNG TENGAH, Suara Muhammadiyah - Gerakan akar rumput merupakan pondasi yang harus terus dibina, ....

Suara Muhammadiyah

13 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada hari ini, tanggal 31 Januari 2025, Majelis Dikdasmen dan PNF P....

Suara Muhammadiyah

31 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah