Pengembangan AUM Harus Matang, Syauqi Ingatkan Jangan Hamburkan Dana Umat

Suara Muhammadiyah

4 August 2026

295
Dr Ir Ahmad Syauqi Soeratno, MM

Dr Ir Ahmad Syauqi Soeratno, MM

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tidak cukup hanya mengandalkan semangat membangun, tetapi harus didukung dengan perencanaan yang matang, tata kelola yang amanah, serta semangat berjamaah yang kuat.

Demikian dikemukakan Ahmad Syauqi Soeratno, Wakil Ketua Majelis Ekonomi dan Bisnis Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Anggota DPD RI Dapil Yogyakarta saat Gathering PT Mentari Prima Niaga, Sabtu, 31 Juli 2026 di Hotel Alana Malioboro.

“Setiap pembangunan amal usaha harus berorientasi pada kemanfaatan umat dan keberlanjutan lembagA,” katanya. Menurutnya, pembangunan yang tidak didahului dengan kajian yang matang berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Beliau mencontohkan pengalaman pendirian beberapa TK ABA dalam satu wilayah yang terlalu berdekatan sehingga terjadi persaingan dalam memperoleh peserta didik. Kondisi tersebut menyebabkan jumlah murid menjadi sangat sedikit dan berdampak langsung pada kesejahteraan guru.

“Jangan sampai pembangunan hanya didasarkan pada semangat, tetapi mengabaikan kebutuhan wilayah dan keberlanjutan amal usaha. Dalam beberapa kondisi, yang dibutuhkan masyarakat justru sekolah dasar, bukan menambah TK baru di wilayah yang sudah jenuh,” jelasnya.

Beliau mencontohkan bahwa ribuan keluarga yang berada dalam ekosistem Muhammadiyah memiliki kebutuhan ekonomi yang dapat menjadi basis pengembangan usaha bersama.

“Jika dikelola dengan baik, hasilnya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan guru, tetapi juga memperkuat keberlangsungan amal usaha Muhammadiyah,” ujarnya.

Pada bidang pembangunan fisik, Syauqi mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam setiap proyek pembangunan. Panitia pembangunan harus memahami proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan konstruksi agar tidak terjadi pemborosan dana umat akibat perubahan desain maupun kesalahan perencanaan.

“Dana umat adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada manusia tetapi juga kepada Allah SWT. Karena itu tidak boleh ada korupsi, manipulasi, maupun penyalahgunaan anggaran dalam pembangunan amal usaha Muhammadiyah,” tegasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Hingga saat ini tenaga medis di Indonesia dapat dikatakan masi....

Suara Muhammadiyah

20 August 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaksi) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonom....

Suara Muhammadiyah

23 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - H. Musa Rajekshah, Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023 ....

Suara Muhammadiyah

12 November 2023

Berita

Jambore MCC/LKSA Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Jawa Tengah BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Kontingen ....

Suara Muhammadiyah

4 July 2024

Berita

TUBAN, Suara Muhammadiyah - Kabar terkait hal tersebut disampaikan oleh kepala Sekolahnya bernama Ab....

Suara Muhammadiyah

18 September 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah