Pengembangan AUM Harus Matang, Syauqi Ingatkan Jangan Hamburkan Dana Umat

Suara Muhammadiyah

4 August 2026

108
Dr Ir Ahmad Syauqi Soeratno, MM

Dr Ir Ahmad Syauqi Soeratno, MM

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tidak cukup hanya mengandalkan semangat membangun, tetapi harus didukung dengan perencanaan yang matang, tata kelola yang amanah, serta semangat berjamaah yang kuat.

Demikian dikemukakan Ahmad Syauqi Soeratno, Wakil Ketua Majelis Ekonomi dan Bisnis Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Anggota DPD RI Dapil Yogyakarta saat Gathering PT Mentari Prima Niaga, Sabtu, 31 Juli 2026 di Hotel Alana Malioboro.

“Setiap pembangunan amal usaha harus berorientasi pada kemanfaatan umat dan keberlanjutan lembagA,” katanya. Menurutnya, pembangunan yang tidak didahului dengan kajian yang matang berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Beliau mencontohkan pengalaman pendirian beberapa TK ABA dalam satu wilayah yang terlalu berdekatan sehingga terjadi persaingan dalam memperoleh peserta didik. Kondisi tersebut menyebabkan jumlah murid menjadi sangat sedikit dan berdampak langsung pada kesejahteraan guru.

“Jangan sampai pembangunan hanya didasarkan pada semangat, tetapi mengabaikan kebutuhan wilayah dan keberlanjutan amal usaha. Dalam beberapa kondisi, yang dibutuhkan masyarakat justru sekolah dasar, bukan menambah TK baru di wilayah yang sudah jenuh,” jelasnya.

Beliau mencontohkan bahwa ribuan keluarga yang berada dalam ekosistem Muhammadiyah memiliki kebutuhan ekonomi yang dapat menjadi basis pengembangan usaha bersama.

“Jika dikelola dengan baik, hasilnya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan guru, tetapi juga memperkuat keberlangsungan amal usaha Muhammadiyah,” ujarnya.

Pada bidang pembangunan fisik, Syauqi mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam setiap proyek pembangunan. Panitia pembangunan harus memahami proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan konstruksi agar tidak terjadi pemborosan dana umat akibat perubahan desain maupun kesalahan perencanaan.

“Dana umat adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada manusia tetapi juga kepada Allah SWT. Karena itu tidak boleh ada korupsi, manipulasi, maupun penyalahgunaan anggaran dalam pembangunan amal usaha Muhammadiyah,” tegasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAMUJU, Suara Muhammadiyah - Prosesi wisuda sarjana angkatan III 2023 Universitas Muhammadiyah Mamuj....

Suara Muhammadiyah

12 October 2023

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka mengevaluasi kegiatan Hizbul Wathan beberapa sekolah kemba....

Suara Muhammadiyah

26 May 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam suasana penuh semangat dan haru, Pondok Hajjah Nuriyah S....

Suara Muhammadiyah

26 April 2025

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah - Di era kemajuan teknologi dan kecerdasan artifisial saat ini, pe....

Suara Muhammadiyah

25 September 2025

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - impinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Pahandut kota Pa....

Suara Muhammadiyah

15 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah