Pengukuhan Guru Besar, Prof Sri Nabawiyati Temukan Alternatif Pengobatan Alergi

Suara Muhammadiyah

21 June 2024

1636
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Alergi karena makanan menjadi masalah kesehatan yang angka kemunculannya terus meningkat, dan secara imunologis disebabkan oleh respon sel imun tubuh terhadap makanan yang menyebabkan alergi sehingga menimbulkan reaksi oleh sistem kekebalan tubuh. Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Sri Nabawiyati Nurul Makiyah, S.Si., M.Kes. meneliti alternatif dari senyawa yang dapat menjadi terapi penyakit alergi, dan banyak berasal dari umbi-umbian. Ia pun menyebutkan bahwa umbi uwi menjadi bahan pangan fungsional dan bermanfaat bagi sistem imun, namun belum dimanfaatkan secara optimal.

Guru Besar UMY di bidang Ilmu Biologi Molekuler yang kerap disapa Nurul ini menjelaskan kegunaan dari umbi uwi dalam mengatasi alergi melalui Orasi Ilmiah Pengukuhan Guru Besar pada Kamis (20/6), yang juga sekaligus agenda Rapat Senat Terbuka UMY. Umbi uwi mengandung senyawa saponin steroid, yang menurut Nurul memiliki fungsi biologis yang serupa dengan imunomodulator dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Umbi uwi bahkan memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan imunomodulator yang berasal dari bahan sintetik.

“Karena berbahan sintetik, imunomodulator terkadang tidak mudah diserap tubuh dan menimbulkan efek samping. Perlu dikembangkan imunomodulator alami atau senyawa serupa seperti saponin steroid yang terkandung dalam umbi uwi untuk sistem kekebalan tubuh, karena lebih aman dengan efek samping yang lebih sedikit, bahkan dapat menangkal tingginya biaya produksi senyawa sintetik,” ujar Nurul.

Umbi uwi atau dioscorea alata merupakan jenis umbi-umbian yang memiliki nilai gizi yang tinggi, namun masih kurang banyak dimanfaatkan karena jumlah produksi yang semakin berkurang sehingga jarang ditemukan di pasaran. Dalam penelitiannya Nurul menggunakan hewan percobaan yaitu mencit dengan model alergi, dan setelah diberikan ekstrak umbi uwi mengalami keseimbangan dua sub-set dari sel imun tubuh mencit. Nurul menyebutkan bahwa keseimbangan dalam sel imun tubuh menjadi tolok ukur sehat dan tidak terdapat alergi. 

Penelitian yang dilakukan Nurul ini sekaligus membuktikan bahwa senyawa aktif saponin steroid dalam umbi uwi mampu menekan respon alergi, sehingga memiliki potensi besar sebagai alternatif penyembuhan alergi. Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY ini juga telah melakukan uji keamanan atau toksisitas dari umbi uwi selama 90 hari secara subkronis, dan terbukti aman. Walaupun terdapat senyawa yang memberikan efek toksik namun hanya sebagai senyawa tunggal dan tidak secara keseluruhan dari umbi uwi. 

“Indonesia memiliki mega biodiversitas atau kekayaan alam yang sangat berlimpah, dan saya ingin mengajak para peneliti dan praktisi kesehatan untuk lebih melakukan eksplorasi terhadap kekayaan alam sebagai alternatif dalam praktik pengobatan yang sudah teruji secara klinis. Ini dapat menjadi peluang bagi kita untuk mewujudkan kemandirian dalam mengelola kesehatan bangsa,” pungkas Nurul. (ID)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SERANG, Suara Muhammadiyah - Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh SD Muhammadiyah Sapen Yogyaka....

Suara Muhammadiyah

21 October 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tak pernah habis melahirkan mahas....

Suara Muhammadiyah

25 October 2023

Berita

Cerpen Soegiyono MS Umi Salamah seorang nenek tua renta hidup sebatang kara. Anak-anaknya, masing-m....

Suara Muhammadiyah

22 November 2024

Berita

PALOPO, Suara Muhammadiyah — Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Sela....

Suara Muhammadiyah

4 January 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen program studi Psikologi Universitas Muhammadiyah (UM) Band....

Suara Muhammadiyah

28 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah