LAMONGAN, Suara Muahammadiyah — Lebih dari seribu jamaah memadati halaman Masjid At Taqwa Muhammadiyah Godog, Laren, Lamongan, Jawa Timur, pada Ahad (1/3) dalam kegiatan Kajian Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Godog. Kegiatan ini mengusung tema “Tantangan Masa Depan Da’wah Muhammadiyah di Akar Rumput.”
Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, yang dalam tausiyahnya menekankan pentingnya kesungguhan dalam menjalankan ibadah Ramadhan.
Dalam penyampaiannya, ia mengutip hadis Rasulullah SAW bahwa “Barang siapa yang berpuasa karena iman dan mengharap ridha Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Ia menegaskan bahwa ampunan Allah hanya dapat diraih oleh mereka yang menjalankan puasa dengan iman yang kokoh dan niat yang tulus mengharap ridha-Nya.
“Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi momentum pembuktian iman. Kesungguhan adalah kunci agar seluruh ibadah kita bernilai di sisi Allah,” tegasnya di hadapan jamaah.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan selama bulan suci. Mengutip pesan Nabi Muhammad SAW, ia menyampaikan bahwa banyak orang mampu menahan lapar dan dahaga, namun tidak mampu menjaga ucapannya. Dalam konteks kekinian, menjaga lisan juga berarti menjaga etika bermedia digital.
“Berbicara hari ini tidak hanya melalui mulut, tetapi juga melalui gadget. Jangan sampai aktivitas digital kita justru memangkas pahala ibadah Ramadhan,” ujarnya.
Ketua PRPM Godog dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan dakwah Muhammadiyah di tingkat akar rumput serta membangun kesadaran kolektif umat untuk memaksimalkan momentum Ramadhan sebagai sarana peningkatan kualitas iman dan akhlak.

