Pentingnya Ketahanan Psikologis Keluarga di Daerah Rawan Bencana

Suara Muhammadiyah

30 November 2025

644
Dok Istimewa

Dok Istimewa

Dosen UNIMMA Rampungkan Studi Doktor di UNS

SOLO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menambah sumber daya akademik unggul melalui perolehan gelar doktor oleh salah satu dosen terbaiknya. Retna Tri Astuti, dosen Program Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), resmi meraih gelar Doktor Promosi Kesehatan dari Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS).

Retna mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka yang digelar Jumat (28/11) di Sekolah Pascasarjana UNS. Disertasi tersebut mengangkat topik “Pengembangan Model Promosi Kesehatan Jiwa Melalui Psikoedukasi Informasi Perawatan Traumatik Keluarga untuk Kesiapsiagaan Keluarga pada Situasi Kegawatdaruratan Bencana di Kabupaten Magelang”, di bawah bimbingan promotor Prof. Dr. Mohammad Fanani, dr., Sp.KJ(K).

Retna menyampaikan bahwa gagasan penelitiannya berangkat dari keprihatinan terhadap beban psikologis yang dihadapi keluarga di wilayah rawan erupsi dan bencana. Ia menekankan pentingnya literasi kesehatan jiwa sebagai bagian dari kesiapsiagaan keluarga, bukan hanya melalui edukasi, tetapi juga melalui penguatan dukungan sosial, akses informasi yang tepat, dan pemberdayaan kader kesehatan.

Dalam risetnya, Retna merumuskan sebuah model inovatif bernama Mental Health Promotion for Psychological Preparedness of Families in Emergency Disaster Situations (MHPFD) yang merupakan sebuah pendekatan komprehensif yang menempatkan keluarga sebagai pusat penguatan ketahanan psikologis. Model ini diperkaya dengan modul psikoedukasi serta didukung pemanfaatan aplikasi digital PEKA, yang dirancang untuk mempermudah keluarga dalam memahami tanda-tanda trauma, merespons kondisi darurat, serta menjaga kesehatan mental selama dan setelah bencana.

“Tujuan utama model ini adalah membantu keluarga menjadi lebih siap secara mental ketika menghadapi situasi darurat. Ketahanan psikologis tidak hanya dibangun melalui pengetahuan, tetapi juga melalui kepercayaan diri, dukungan sosial, dan komunikasi yang efektif di tingkat keluarga dan komunitas,” jelas Retna.

Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, kami bangga atas capaian Ibu Retna yang menghadirkan riset sangat relevan bagi masyarakat Magelang, salah satu daerah dengan risiko bencana tertinggi di Indonesia. Inovasi yang beliau hasilkan menunjukkan kontribusi nyata UNIMMA sebagai kampus yang berkomitmen menghadirkan ilmu untuk kebermanfaatan,” ujarnya.

Dengan bertambahnya doktor baru, UNIMMA semakin memperkuat posisi Fikes sebagai pusat pengembangan keilmuan berbasis komunitas. Kehadiran penelitian yang fokus pada kesehatan mental keluarga di wilayah rawan bencana ini tidak hanya memperkaya ranah akademik, tetapi juga memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat, lembaga kesehatan, dan pemangku kepentingan kebencanaan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah Majlis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) ....

Suara Muhammadiyah

27 June 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Saat ada atau setelah kepergiannya 3 tahun lalu, tepatnya pada 27 M....

Suara Muhammadiyah

31 May 2025

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) kembali selenggarakan angkat sumpa....

Suara Muhammadiyah

11 December 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendi....

Suara Muhammadiyah

26 November 2024

Berita

KEBUMEN, Suara Muhammadiyah - Upaya menciptakan lingkungan pesantren yang aman, ramah, dan bebas dar....

Suara Muhammadiyah

30 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah