Perkuat Dakwah dan Petakan Potensi Wisata, LPEK PP Muhammadiyah Gelar Silatnas Pertama

Suara Muhammadiyah

23 October 2026

194
Peneguhan Ideologi Lembaga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif PP Muhammadiyah (23/10).

Peneguhan Ideologi Lembaga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif PP Muhammadiyah (23/10).

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Merespon tantangan global yang kian dinamis di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Lembaga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (LPEK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Ahad, 23–25 Oktober 2026, di University Hotel UMY ini dihadiri sekitar 200 hingga 250 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. 

Silatnas ini menjadi momentum penting bagi LPEK PP Muhammadiyah, sebuah lembaga baru yang dibentuk pada September 2025 untuk menyosialisasikan keberadaannya sekaligus mempererat jejaring antar-stakeholder pariwisata di lingkungan Persyarikatan. 

Ketua Panitia Silatnas LPEK, Ghifari Yuristiadhi Masyhari Makhasi, menjelaskan bahwa ajang ini diselenggarakan sebagai langkah awal dalam mengidentifikasi potensi, peluang, serta tantangan Muhammadiyah di dunia pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Karena lembaga ini baru berjalan satu tahun sejak September 2025, tugas utama kami di tahun pertama adalah mensosialisasikan LPEK ke tingkat wilayah dan daerah. Melalui Silatnas ini, kami mencoba mengumpulkan 'puzzle' untuk menemukan karakter dan merumuskan model pariwisata berkemajuan khas Muhammadiyah," ujar Ghifari.

Perubahan Nomenklatur dan Fokus Lembaga

Ghifari menerangkan, pemilihan format Silatnas (bukan Rakernas) dilakukan karena LPEK masih tergolong lembaga baru. Perubahan ini berawal dari pemisahan fungsi nomenklatur pasca-Muktamar Solo.

Jika sebelumnya urusan bisnis dan pariwisata berada di bawah Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata, kini dipecah menjadi dua badan terpisah per September 2025. Majelis ekonomi dan bisnis berfokus pada pengembangan bisnis skala besar dan umum. Sedangkan LPEK berfokus spesifik pada pengembangan subsektor ekonomi kreatif dan ragam industri pariwisata. 

Ghifari menegaskan bahwa LPEK tidak bertindak sebagai operator pariwisata, melainkan hadir untuk merumuskan role model dan value bersama.

Berbeda dengan pertemuan organisasi pada umumnya, Silatnas LPEK dikemas dengan serangkaian kegiatan interaktif yang melibatkan berbagai ekosistem Muhammadiyah, di antaranya: Pimpinan Daerah/Wilayah Muhammadiyah serta BUMM untuk konsolidasi dan pemetaan potensi daerah. SMK Pariwisata Muhammadiyah, untuk menyelaraskan kurikulum dan potensi SDM. Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), khususnya kampus dengan program studi pariwisata, dan lain sebagainya.

Merumuskan Pariwisata Berkemajuan

Melalui momentum Silatnas ini LPEK berikhtiar merumuskan konsep pariwisata berkemajuan. Berpatokan pada nilai-nilai keislaman (Islamic values), prinsip pemberdayaan masyarakat, kepedulian lingkungan, serta asas kebermanfaatan yang universal untuk kesejahteraan semesta.

"Harapan utama kami adalah terciptanya sinergi dan kolaborasi. Nilai dari silaturahmi ini adalah menambah saudara dan memperluas rezeki, sehingga dampak keberadaan LPEK dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan Persyarikatan," tutup Ghifari. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MPKSDI PWM Selenggarakan Dialog IDEOPOLITOR JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammad....

Suara Muhammadiyah

27 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Zayed Award for Human Fraternity (Penghargaan Zayed untuk Per....

Suara Muhammadiyah

3 June 2024

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah – Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin bekerja sama dengan Pimpina....

Suara Muhammadiyah

21 December 2024

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Dalam kuliah umum yang berlangsung di salah satu universitas swast....

Suara Muhammadiyah

20 February 2025

Berita

KUALA LUMPUR, Suara Muhammadiyah — Tim Pengabdian dosen dari Fakultas Komunikasi dan Informati....

Suara Muhammadiyah

16 September 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah